For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

India Kembali Sewa Akula, Bagaimana Sejarah dan Kemampuan Kapal Selam Ini?

Kapal Selam Serang Kelas Akula

India dan Rusia dilaporkan telah sepakat tentang harga sewa sebuah kapal selam serang nuklir (SSN) Kelas Akula. India harus membayar sekitar Rp47 triliun untuk bisa menggunakan kapal selam tersebut selama 10 tahun ke depan.

Rusia akan memperbaiki dan menambahkan sejumlah teknologi kepada sebuah kapal selam kelas Akula yang sudah beberapa tahun disimpan. Belum jelas kapal selam yang mana yang akan akan disewa tetapi India pernah melihat dua kapal selam Akula yakni  Bratsk dan Samara.

Ini adalah kelas Akula kedua yang disewa India. Bagaimana sebenarnya sejarah dan kemampuan kapal selam akula yang lahir di era Perang Dingin ini?

Sebelum membahasnya, harus dibedakan dulu antara kapal selam serang nuklir (SSN) Kelas Akula dan kapal selam rudal balistik (SSBN) Kelas Akula yang juga dikenal sebagai Kelas Typhoon. Yang terakhir adalah kapal selam rudal balistik yang berfungsi untuk melakukan serangan rudal nuklir.

Sedangkan SSN Kelas Akula yang disewa India berfungsi untuk memburu sesama kapal selam serta melakukan serangan ke kapal permukaan. Ada juga perang SSN untuk melakukan serangan ke darat dengan rudal, tetapi tidak jelas apakah Kelas Akula yang disewa India nanti akan dilengkapi dengan kemampuan ini.

Lahirnya Kelas Akula tidak lepas dari panasnya persaingan Amerika dan Soviet membangun kapal selam di era Perang Dingin.

Ketika Uni Soviet meluncurkan kapal selam Victor, Angkatan Laut Amerika kelabakan karena tidak mampu menandinginya. Setelah itu mereka memunculkan kapal selam kelas Los Angeles yang membalik keadaan. Kapal selam ini dengan mudah menguntit kapal selam Soviet.

Sekarang giliran Moskow yng dibuat pusing. Selama tahun 1970, Soviet menghadapi dilema besar, mata-mata mereka telah memberitahu bahwa kapal selam Barat memiliki kemampuan di atas kapal selam Soviet. Jika terjadi perang total maka dipastikan boomer Soviet akan dengan mudah dinetralkan oleh kapal selam Amerika. Dan kapal selam itu adalah Kelas Los Angeles, SSN terbaik dari era itu.

Kapal Selam Kelas Los Angeles USS Norfolk (SSN-714) salah satu dari beberapa kapal serangan kelas Los Angeles US Navy.
Kapal Selam Kelas Los Angeles USS Norfolk (SSN-714) salah satu dari beberapa kapal serangan kelas Los Angeles US Navy.

Soviet kemudian bergegas untuk mengevaluasi kekuatan bawah lautnya. Sekali lagi spionase membantu mereka, mereka harus tahu tentang musuh mereka cukup baik.

Jadi dengan ide yang jelas tentang kemampuan musuh mereka mulai pengembangan kapal selam yang dilapisi titanium yang akan masuk layanan sebagai kelas Sierra, tapi setelah menghadapi masalah besar selama pembangunan kapal selam ini, alternatif dimunculkan untuk menggunakan lapisan baja khusus yang kemudian memunculkan kapal selam baru.

Kapal selam ini selanjutnya disebut oleh NATO sebagai Akula yang kembali bisa mengubah kondisi. Kali ini kita akan membahas tentang kapal selam serang ini.

Pada akhir 1970-an, Soviet memulai pengembangan kelas Sierra sebagai penerus kelas Alfa.  Kapal selam baru ini harus melampaui semua kinerja kapals elam Barat dan Amerika. Soviet menyebutnya sebagai Project 945 atau Barrakuda.

Sementara Sierra adalah sebutan oleh NATO. Kapal selam dirancang untuk memiliki bobot sekitar 6.000 ton. Titanium digunakan untuk membuat bobot perpindahan kapal lebih ringan dibandingkan dengan desain baja.

K-534, salah satu kapal selam Kelas Sierra 2
K-534, salah satu kapal selam Kelas Sierra 2

Tetapi titanium juga memiliki kekurangan yakni sangat mahal. Akhirnya hanya dua kapal selam dari kelas Sierra I dan dua kapal selam Sierra II (yang ditunjuk Proyek 945A oleh Soviet) yang diproduksi dalam rentang waktu 10 tahun sebelum produksi kemudian dihentikan.

Sebuah 945AB Sierra 3, sebenarnya sudah mulai dibangun tetapi dibatalkan karena runtuhnya Uni Soviet. Jadi hanya empat kapal selam kelas ini yang ada dalam layanan. Jauh dari rencana semula untuk membangun 40 kapal selam.

NEXT: AKULA LAHIR
Facebook Comments