For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Trump Beri Waktu Empat Bulan untuk Militer Amerika Tinggalkan Suriah

Presiden Donald Trump memberikan waktu empat bulan kepada militer Amerika untuk meninggalkan Suriah

The New York Times mengutip dua pejabat pemerintah Amerika yang tidak disebutkan namanya melaporkan Selasa 1 Januari 2018 perintah itu disampaikan dalam pertemuan presiden dengan Letjen Paul J. LaCamera, kepala Gabungan Satuan Tugas Gabungan melawan ISIS * di Suriah.

Trump mengatakan bahwa pasukan dapat memiliki beberapa bulan untuk memastikan “kepergian yang ┬ácepat”.

Juru bicara Pentagon Sean Robertson, kepada New York Times mengatakan tidak akan berkomentar banyak “Biar presiden sendiri yang berbicara,” katanya

Perkembangan itu terjadi sehari setelah Trump mengeluarkan tweeted bahwa keputusannya untuk menarik pasukan Amerika dari Suriah adalah hal yang benar benar dan bahwa militer Amerika akan kembali ke rumah “dengan kemenangan” atas ISIS.

“Jika ada orang selain Donald Trump melakukan apa yang saya lakukan di Suriah, yang merupakan kekacauan yang dibuat ISIS ketika saya menjadi Presiden, mereka akan menjadi pahlawan nasional,” tweetnya.

Pernyataan itu muncul setelah Gedung Putih mengumumkan pada 19 Desember bahwa mereka akan menarik pasukan dari Suriah dalam 60 hingga 100 hari ke depan.

Keputusan itu dikritik oleh beberapa pejabat Amerika dan diikuti oleh pengunduran diri  Menteri Pertahanan Jim Mattis, yang mengumumkan bahwa pandangannya tidak lagi sejalan dengan pendapat Trump. Langkah serupa diambil Brett McGurk, utusan khusus presiden untuk koalisi Amerika di Suriah.

 

 

Facebook Comments

error: Content is protected !!