10 Helikopter Transportasi Militer Terbesar di Dunia

 

3. CH-47F Chinook (Amerika)

CH-47  Chinook dikembangkan untuk memenuhi persyaratan Angkatan Darat Amerika. Helikopter ini  pertama kali terbang  pada tahun 1961 dan  mulai beroperasi pada tahun 1962. Sejak saat itu lebih dari 1.160 telah dibangun, termasuk model yang diproduksi di Italia dan Jepang.

Helikopter itu telah diekspor ke seluruh dunia dan  Chinook yang ditingkatkan  direncanakan untuk tetap beroperasi dengan Angkatan Darat Amerika sampai melewati tahun 2060, atau lebih dari 100 tahun setelah pertama kali memasuki layanan.

Helikopter Chinook melakukan berbagai misi transportasi termasuk  mengangkut tentara, perlengkapan perang dan peralatan medan perang. Helikopter ini juga dikerahkan untuk evakuasi medis, pencarian dan penyelamatan, pemulihan pesawat terbang, parasut drop dan operasi lainnya.

Chinook menampung hingga 44 orang dan  bisa mengangkat 10 300 kg kargo internal dan 11 300 kg eksternal. Ini memiliki dua kargo eksternal dan dapat membawa berbagai muatan, seperti kendaraan ringan atau potongan artileri secara eksternal. CH-47F adalah versi terbaru yang bisa  membawa hingga 55 penumpang atau sampai 12 700 kg kargo.

Helikopter CH-47D yang ada dapat ditingkatkan ke standar ini, atau ini bisa diproduksi baru. Pada tahun 2014 Angkatan Darat dan Garda Nasional Amerika memperoleh 300 dari helikopter ini. CH-47F juga telah diekspor ke beberapa negara.

4. V-22 Osprey (Amerika)

V-22 Osprey sebenarnya bukan helikopter. Ini adalah tiltrotor operasional pertama. Osprey menggabungkan kemampuan lepas landas vertikal seperti helikopter tetapi mampu mencapai kecepatan penerbangan setara dengan pesawat sayap tetap turboprop.

Osprey digunakan oleh Angkatan Darat, Angkatan Udara, Korps Marinir dan Angkatan Laut Amerika dengan pengiriman dimulai pada tahun 2001.  Untuk Marinir dikenal sebagai MV-22.

Saat ini Osprey adalah salah satu pesawat VTOL terbesar yang mampu  menampung 24 tentara. Tiltrotor ini bisa membawa 9000 kg secara internal atau 6 800 kg secara eksternal.

Osprey bisa terbang dengan kecepatan jelajah maksimum lebih dari 500 km / jam atau  hampir dua kali lebih cepat daripada kebanyakan helikopter utilitas. Osprey juga mampu melakukan pengisian bahan bakar dalam penerbangan.

Osprey dapat beroperasi dari kapal perang amfibi besar atau kapal induk dan bisa melipat sayapnya untuk menghemat ruangan di kapal.

NEXT
Facebook Comments

Translate »