For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Apa Sebenarnya Kapal Frigat dan Destroyer, Bagaimana Membedakannya?

Frigat Angkatan Laut Spanyol

Ada dua jenis kapal perang yang paling banyak digunakan angkatan laut di dunia saat ini yakni jenis frigat dan destroyer. Kedua kapal ini telah ada sejak lama dan misinya juga telah berkembang sesuai dengan tuntutan zaman dan kemajuan teknologi. Lantas apa sebenarnya kapal frigat dan destroyer itu?

Frigat

Kita bahas frigat terlebih dahulu. Frigat adalah sebuah kapal angkatan laut yang awalnya dirancang untuk mempertahankan kapal induk dan kapal dagang dari kapal selam.Frigat biasanya lebih kecil dari kapal perusak. Bobotnya sekitar 3.000 ton.

Pada tahun 1960, Angkatan Laut Amerika memiliki sejumlah kapal perusak besar yang disebut frigat, tetapi kapal ini kemudian redesignated baik kapal penjelajah atau kapal perusak, tergantung pada ukuran. Frigat Inggris umumnya memiliki bobot kurang dari 3.000 ton.

Awalnya, fregat adalah, kapal dagang langsing dan panjang dengan sistem penggerak layar atau dayung. Frigat yang umum di Mediterania selama abad 16 dan 17. Sampai akhir 1600-an, sebuah kapal diadaptasi untuk digunakan angkatan laut oleh Inggris. Frigat Inggris pada akhir 1700-an adalah kapal dengan tiga tiang dengan bobot mulai dari 500 sampai 1.200 ton. Mereka biasanya dipasangi 30 sampai 50 senjata.

Firgat US Navy yang dibangun pada 1790 lebih besar dari frigat Inggris. Selama periode itu, kapal ini digunakan terutama untuk scouting dan konvoi. Fregat USS Constellation terlibat perang angkatan laut dideklarasikan melawan Prancis, 1799-1800, dan USS Constitution (Old Ironsides) memenangkan Perang 1812.

Frigat uap mulai menggantikan frigat layar sekitar tahun 1855. Selama Perang Dunia II, Angkatan Laut Inggris membangun kembali kapal jenis ini yang diberi nama kapal escort yang agak lebih kecil dari kapal perusak.

Angkatan Laut Amerika mengembangkan sebuah kapal yang sama tetapi menyebutnya sebagai pendamping. Angkatan Laut secara bertahap meningkatkan kemampuan ofensif kapal dengan menambahkan peluru kendali pada sistem persenjataannya.

Kapal tidak lagi hanya memiliki fungsi pengawalan, tapi bisa mencari kapal selam. Pada tahun 1975, nama kelas perusak escort diubah menjadi kapal frigat yang digunakan secara internasional.

Destroyer Kelas Arleigh Burke / US Navy

Destroyer

Sekarang mari kita bahas jenis kapal destroyer.  Ciri dari kapal Destroyer adalah kemampuan manuver yang sangat tinggi serta bentuk yang kecil. Wajar karena kapal perusak dirancang untuk menyerang kapal musuh, terutama kapal selam secara cepat dan untuk melindungi jenis-jenis kapal dari serangan udara, permukaan, dan kapal selam.

Untuk memburu kapal selam musuh, kapal perusak dilengkapi dengan sonar. Kapal ini juga membawa helikopter yangjuga dilengkapi dengan alat deteksi. Senjata yang dibawa selain peluru kendali konvensional juga rudal untuk menghantam target di bawah air.

Destroyer juga dilengkapi dengan senjata anti-pesawat dan rudal permukaan keudara. Beberapa kapal perusak berfungsi sebagai stasiun radar mengambang. Banyak kapal Rusia, yang dilengkapi dengan rudal permukaan ke permukaan sangat cocok untuk menghancurkan kapal permukaan lainnya.

Bobot perpindahan kapal ukuran standar berkisar dari 3.000 ton menjadi lebih dari 4.000 ton. Kapal perusak peluru kendali, menggusur dari 4.500 ke hampir 8.000 ton, dikembangkan pada 1960-an.

Dalam Perang Dunia II, Angkatan Laut Amerika Serikat mengembangkan escort perusak, kapal menggusur sekitar 3.000 ton. Escort Destroyer awalnya dirancang untuk melindungi kapal induk dari kapal selam. Di tahun 1970-an, kapal perusak pengawalan diklasifikasikan sebagai frigat.

Perusak ini dikembangkan sekitar tahun 1900 untuk memerangi kapal torpedo, kecil, cepat biasanya terbuat dari kayu. Perusak, awalnya disebut perusak torpedo-boat, lebih besar dan membawa lebih persenjataan, namun cepat dan bermanuver, dan segera digantikan perahu torpedo.

Sejumlah besar kapal perusak dibangun dalam perang dunia kedua, terutama untuk pertahanan terhadap kapal selam.

Facebook Comments