For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Setahun Northrop Grumman Raup Pendapatan Rp421 Triliun

MQ-4C Triton

Bisnis pembuatan peralatan militer di Amerika benar-benar menggiurkan. Betapa tidak pendapatan Northrop Grumman pada 2018 mengalami pertumbuhan 16% menjadi US$ 30,1 miliar atau sekitar Rp421 triliun.

Pendapatan satu perusahaan pertahanan di Amerika bahkan sekitar empat kali total anggaran pertahanan Indonesia. Itu baru Northrop belum perusahaan besar lain seperti Lockheed Martin dan Boeing.

Peningkatan pendapatan Northrop pada tahun 2018, sebagian dibantu oleh pesanan dari Kementerian Pertahanan Amerika untuk kendaraan udara tak berawak, pesawat tempur dan pengembangan bomber B-21.

Perusahaan ini juga terlibat dalam pembangunan jet tempur Boeing F / A-18 Super Hornet dan F-35 yang dibangun Lockheed Martin.

Divisi manufaktur pesawat terbang Northrop Grumman, yang disebut Aerospace Systems, meningkatkan penjualan sebesar 8% menjadi US$ 13,1 miliar atau sekitar Rp183 triliun pada tahun 2018, terutama karena volume yang lebih tinggi untuk kegiatan terbatas, seperti B-21, dan program F-35. B-21 menyelesaikan ulasan desain kritis pada bulan Desember.

Pada Maret 2018, Angkatan Laut Amerika mengumumkan telah membeli 24 F / A-18 Hornet Super seharga US$ 1,8 miliar, dan memiliki rencana untuk mendapatkan lebih dari 100 pesawat tempur tambahan selama lima tahun ke depan. Keputusan ini tentu saja juga mengalirkan penghasilan ke Northrop Grumman.

“Kami juga sedang berdiskusi dengan Boeing mengenai proposal multi-tahun keempat untuk program F / A-18,” kata Kathy Warden, kepala eksekutif Northrop Grumman, pada jumpa pers 31 Januari 2019 sebagaimana dilaporkan Flightglobal.

MQ-8 Fire Scout

Perusahaan itu mengatakan peningkatan penjualan juga disebabkan beberapa program kendaraan udara tak berawak termasuk MQ-4C Triton, MQ-8 Fire Scout dan Firebird.

Sehari sebelum panggilan Northrop Grumman memaparkan kinerja perusahaan pada 2018,  Pentagon memposting pemberitahuan kontrak  yang menyatakan bahwa mereka akan membeli lima helikopter tambahan MQ-8C Fire Scout seharga US$ 55,1 juta.

Pada tahun 2019, Northrop Grumman memproyeksikan akan merauh penghasilan sekitar US$ 34 miliar atau sekitar Rp475 triliun, meningkat sekitar 13% dibanding 2018.

Facebook Comments