For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Sembilan F-35B Inggris Siap Tempur

F-35B Inggris/RAF

Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson mengatakan bahwa sembilan jet tempur F-35B milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris secara resmi telah siap untuk dikerahkan dalam operasi tempur.

Pengumuman itu disampaikan Williamson di Pangkalan udara Marham Norfolk Inggris yang menjadi rumah jet F-35B Kamis 10 Januari 2019. Pada kesempatan itu dia juga mengatakan jet tempur Typhoon telah ditingkatkan hingga akan tetap mampu melawan tantangan yang semakin maju.

Di bawah ‘Project Centurion’, senilai £ 425 juta selama tiga tahun terakhir, Typhoon kini memiliki rudal jelajah Storm Shadow, rudal udara ke udara  Meteor, dan rudal serang Brimstone .

Ini berarti jet Typhoon telah meningkatkan kemampuan untuk mencegat rudal udara dan menyerang target darat, mengambil alih dari peran serangan Tornado yang mendekati pensiun setelah 40 tahun sebagai pekerja keras di Angkatan Udara Inggris.

“Ketika kami mengucapkan selamat tinggal pada abad pertama RAF, kami menetapkan target kami pada 100 tahun ke depan,” katanya sebagaimana dilaporkan Belfast Telegraph dan dikutip JejakTapak.

“Bangsa kita sedang bergerak ke era baru di luar Uni Eropa dan pencapaian besar kita dalam kemampuan udara membuat komitmen kita untuk peran di panggung dunia menjadi jelas bagi sekutu kita dan musuh kita,” lanjutnya.

Dia menegaskan Angkatan Udara Inggris telah lama menunjukkan sebagai yang terbaik di dunia. “Jet F-35 yang luar biasa telah siap untuk operasi, Typhoon yang berubah memiliki kekuatan untuk mendominasi langit hingga tahun 2040-an dan kami terus melihat lebih jauh ke masa depan yang ambisius.”

Menteri Pertahanan membuat pengumuman di depan empat pesawat, termasuk model jet tempur Tempest yang diharapkan akan mencapai kemampuan operasional awal pada 2035.

Inggris telah berjanji untuk menghabiskan US$ 11,6 miliar pada program F-35 dan membeli 48 jet tersebut pada tahun 2025 dan pada akhirnya akan mencapai total 138. Jet tempur ini akan dioperasikan bersama oleh Angkatan Udara dan Angkatan Laut Kerajaan Inggris.

 

Facebook Comments

error: Content is protected !!