For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Inilah Peringkat Kekuatan Indonesia Versi Audit of Geopolitical Capability 2019

F-16 Indonesia

Audit of Geopolitical Capability atau Audit Kemampuan Geopolitik 2019 yang baru-baru ini diterbitkan mengungkapkan bahwa, selain dari Cina, negara-negara Barat utama – tidak terkecuali Inggris dan Amerika, serta Prancis, Jerman dan Jepang – masih memegang kepemimpinan penting atas pesaing mereka yang baru muncul.

Audit ini dilakukan Henry Jackson Society Inggris dan merupakan yang kedua setelah audit sejenis dilakukan pada 2017. Studi ini memberikan penilaian kemampuan geopolitik pada 20 negara besar, yang diambil dari G20 ditambah Nigeria.

Dari 20 negara yang diaudit Indonesia berada di urutan 16 di bawah Afrika Selatan dan Argentina. Sedangkan negara-negara yang ada di bawahnya adalah Turki, Meksiko, Saudi Arabia dan Nigeria.

Amerika tetapi berada di urutan pertama disusul Inggris, China, Prancis, Jerman, Jepang, Kanada, Australia, India dan Rusia di urutan kesepuluh.

Henry Jackson Society mengatakan bahwa audit yang diperbarui ini menata ulang kemampuan geopolitik – kemampuan untuk mengatasi ‘tirani jarak’ dan memengaruhi ruang fisik, termasuk rekan-rekan yang berada di dalam ruang itu – ke dalam kerangka kerja dengan empat atribut utama: ‘national base’, ‘struktur  nasional ‘,’ instrumen nasional ‘dan’ tekad nasional ‘.

Menurut penulis James Rogers, audit ini adalah studi komprehensif yang sengaja mengukur kemampuan geopolitik yang tersedia untuk kekuatan utama dunia.  Ini berbeda dari sistem peringkat lainnya dalam beberapa cara.

Salah satunya audit ini mencakup spektrum kemampuan yang luas tidak hanya pada kekuatan militer semata, tetapi pada ekonomi, diplomasi, pengaruh, kapasitas nasional,hingga sekala kecakapan.

Audit tidak menggambarkan peringkat kapasitas perang negara, bahkan dengan asumsi  kekuatan utama – terutama yang dipersenjatai dengan senjata nuklir – dapat menang dalam konflik tersebut.  Hal ini yang menjadikan Rusia meski memiliki nuklir hanya menempati peringkat kesepuluh.

Sebaliknya, Audit mengasumsikan keadaan geopolitik yang berlaku, di mana kekuatan utama bersaing untuk mendapatkan pengaruh di “zona abu-abu” antara “perdamaian” dan “perang”.

Tidak seperti sistem peringkat lainnya, sistem ini berupaya menghindari ‘penghitungan ganda’ dengan memasukkan indeks yang tumpang tindih dengan menggunakan data basis yang sama.

Hasilnya, kata Henry Jackson Society, adalah model yang melibatkan empat atribut, 33 indikator dan 1.240 pengamatan data potensial, yang menawarkan gambaran paling komprehensif dari kemampuan geopolitik kekuatan utama.

Hasil audit ini mirip dengan Audit 2017, Amerika tetap merupakan satu-satunya negara adidaya di dunia’ dengan ia mempertahankan basis nasional terbesar, struktur nasional paling luas, dan memiliki akses ke instrumen nasional yang luar biasa, tidak hanya militer yang besar.

Perbedaan utama adalah bahwa China melompati Prancis untuk menjadi kekuatan terkuat ketiga di dunia.

Audit ini juga menunjukkan bahwa Inggris – meskipun jauh di belakang Amerika- masih menikmati keunggulan atas China (meskipun berkurang dari tahun 2017) dan memiliki akses ke pangkalan nasional yang jauh lebih kecil.

“Memang, pada 2019, Inggris tetap nomor dua setelah Amerika dalam hal kemampuan geopolitik secara keseluruhan, dengan kinerja yang sangat kuat dalam kaitannya dengan pengaruh diplomatik dan tekad nasional.,” katanya dikutip UK Defence Journal Sabtu 4 Januari 2019.

Indonesia tidak memiliki pembanding karena pada audit 2017 hanya mencakup delapan negara saja yakni Amerika, Inggris, Prancis, China, Jerman, India, Jepang, Rusia.

Sedangkan untuk 2019 Indonesia dalam kategori national base ada di peringkat 11 di atas Jerman dan di bawah Brasil. Untuk kategori ekonomi ada di peringkat 15 di bawah Turki di atas Meksiko dan Arab Saudi, kategori teknologi di peringkat 17, diplomatik di peringkat 14 dan militer di peringkat 16.

Mari kita lihat daftar beberapa kategori tersebut:

Data lengkap audit bisa anda dapat di sini

Facebook Comments

error: Content is protected !!