For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Memandikan F-16, Ritual Tutup Tahun Ala Skadron Udara 16

Tradisi mencuci F-16 / Tribun Pekanbaru

Ada berbagai cara untuk memperingati tahun baru. Salah satunya dilakukan Skadron Udara 16 Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Provinsi Riau yang tahun 2018 dengan melakukan ritual pencucian jet tempur F-16 Fighting Falcon.

“Kegiatan ini merupakan ungkapan rasa syukur karena selama tahun 2018 Skadron Udara 16 telah berhasil melaksanakan seluruh tugas yang diemban dengan selamat, sukses dan mencapai ‘zero accident’,” kata Komandan Skadron 16 Letkol Pnb Bambang Apriyanto di Pekanbaru, Senin 31 Desember 2018.

Ia menjelaskan kegiatan mencuci seluruh jet tempur yang memperkuat pertahanan wilayah barat Indonesia itu dilakukan di Shelter Skadron 16 dengan melibatkan seluruh personel Skadron.

Menurut dia, tradisi pencucian pesawat mengandung makna memegang teguh filosofi dalam menyambut tahun baru 2019 dengan suci dan kebersihan hati, pikiran, ucapan serta perbuatan personel. “Termasuk alutsista yang kita operasikan,” tuturnya.

Sementara itu, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka menjelaskan bahwa tradisi cuci pesawat tempur F-16 itu acap kali dilakukan di setiap penghujung tahun.

“Kami melaksanakannya sesuai dengan arahan pimpinan agar mengisi akhir tahun 2018 dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat serta jauh dari maksiat dan hura-hura,” katanya dilansir Antara dan dikutip JejakTapak.

Skadron Udara 16 yang pada Oktober 2018 genap berusia empat tahun dalam mengoperasikan pesawat F-16 C/D Block 52 id dan bertugas mengamankan wilayah udara yurisdiksi NKRI.

Skadron Udara 16 merupakan sadron tempur andalan TNI AU yang berada di wilayah Koopsau 1 tepatnya di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.

Dalam melaksanakan kegiatan pencucian pesawat tersebut, sebenarnya hampir sama halnya dengan melaksanakan pencucian kendaraan darat lainnya. Bedanya, ada beberapa hal-hal khusus yang perlu diperhatikan di antaranya adalah diperlukan kualitas air yang bagus kemudian menggunakan detergen dan kain lap khusus yang tidak merusak cat pesawat.

Sedangkan untuk pesawatnya, di bagian badannya terdapat beberapa lubang sensor yang harus ditutup terlebih dahulu sehingga tidak kemasukan air yang dapat merusak sistem komputer yang ada di dalam pesawat.

Kegiatan ini dilakukan secara bergotong-royong oleh seluruh anggota Skadron Udara 16, yang dalam pelaksanaannya dilaksanakan secara bergilir dua pesawat dalam setiap kali pencucian.

Lanud Roesmin Nurjadin merupakan satu-satunya pangkalan militer tipe A di Pulau Sumatera. Selain diperkuat F-16 Fighting Falcon, pangkalan militer itu juga diperkuat dengan jet tempur Hawk 100/200 Black Panther yang memperkuat Skadron Udara 12.

Selain melaksanakan cuci jet tempur, personel Lanud Roesmin Nurjadin juga menggelar doa bersama, baik yang digelar di masjid maupun gereja komplek militer itu sebagai bagian menyambut tahun baru 2019.

Facebook Comments