SM-3 Blok IIA Kembali Sukses Intersep Rudal di Ruang Angkasa
SM-3 Block IIA/US Missile Defense Agency

SM-3 Blok IIA Kembali Sukses Intersep Rudal di Ruang Angkasa

Angkatan Laut Amerika dan Badan Pertahanan Rudal atau Missile Defense Agency (MDA) pada Selasa 11 Desember 2018 kembali berhasil berhasil menembak jatuh sasaran rudal balistik jarak menengah di luar angkasa dari fasilitas Aegis Ashore yang berbasis di Hawaii.

Tes ini menandai sukses dua kali berturut-turun uji tembak rudal SM-3 Blok IIA yang sedang dikembangkan. Sebelumnya pada Oktober 2018 lalu intersep juga berhasil dilakukan. Namun sebelum itu dua kali pengujian juga berturut-turut gagal. Salah satunya disebabkan kesalahan personel dan yang kedua disebabkan oleh masalah di motor roket tahap ketiga.

Mark Wright, juru bicara Badan Pertahanan Rudal Amerika Serikat sebagaimana dikutip Defense News mengatakan dalam pengujian terbaru rudal diluncurkan dari Hawaii dengan diarahkan sensor yang jaraknya cukup jauh dari Aegis Ashore Missile Defence Test Complex di Pacific Missile Rang Facility di Kauai.

Wright menegaskan Aegis Ashore tidak pernah memiliki jalur sendiri yang berarti rudal berhasil mengunci ke target karena dilacak oleh sensor di tempat lain yang menyampaikan datanya. Kemampuan kunci ini sedang dikembangkan oleh MDA.

Dalam rilisnya Badan Rudal Pertahanan mengatakan rudal itu ditembakkan oleh C-17 Angkatan Udara Amerika ribuan mil di barat daya situs uji Aegis Ashore yang meluncurkan pencegat SM-3 Blok IIA.

“Pencegatan ini memanfaatkan arsitektur sensor / komando dan kendali berbasis darat, udara dan ruang angkasa yang dihubungkan oleh Command and Control, Battle Management, and Communications (C2BMC) (C2BMC) dari Sistem Pertahanan Rudal Balistik,” kata rilis tersebut.

“Tes penerbangan yang sukses hari ini menunjukkan keefektifan European Phased Adaptive Approach Phase 3 architecture,” kata Letnan Jenderal Sam Greaves Kepala MDA. “Ini juga sangat penting bagi masa depan operasi pertahanan rudal multi-domain dan mendukung produksi awal yang penting untuk program rudal SM-3 Blok IIA.

“Sistem ini dirancang untuk melindungi Amerika Serikat, pasukannya yang dikerahkan, sekutu, dan teman-teman dari ancaman rudal balistik yang nyata dan terus berkembang. Saya mengucapkan selamat kepada semua anggota tim, militer, sipil, kontraktor, dan sekutu yang membantu mewujudkan hal ini. ”

Ini adalah intercept sukses ketiga dari lima tes intersep untuk SM-3 Block IIA. SM-3 Block IIA dikembangkan bersama antara Amerika dan Jepang, dan diharapkan akan melengkapi stasiun Aegis Ashore Amerika di Rumania dan Polandia serta stasiun Aegis Ashore masa depan Jepang.

Situs Aegis Ashore Eropa telah menjadi sumber ketegangan yang signifikan antara Rusia dan AS, dengan Presiden Rusia Vladimir Putin secara teratur mengkritik platform dan menuduh AS mencoba untuk mengganggu keseimbangan strategis.