Di Tengah Ketegangan, Amerika Melakukan Penerbangan Tidak Biasa di Ukraina

Boeing OC-135B Open Skies AS

Di tengah ketegangan yang masih tinggi antara Rusia dan Ukraina, militer Amerika mengaku melakukan penerbangan exstraordinary atau tidak biasa di atas langit Ukraina. Penerbangan dilakukan di bawah perjanjian Open Skies untuk menegaskan kembali komitmennya terhadap negara itu.

“Serangan tidak beralasan Rusia terhadap kapal angkatan laut Ukraina di Laut Hitam dekat Selat Kerch adalah eskalasi berbahaya dalam pola aktivitas yang semakin provokatif dan mengancam,” kata Pentagon dalam sebuah pernyataan Kamis 6 Desember 2018.

Amerika menuduh Rusia terus melakukan kegiatan untuk membuat wilayah tersebut tidak stabil. “Amerika Serikat mencari hubungan yang lebih baik dengan Rusia, tetapi ini tidak dapat terjadi sementara tindakan tidak sah dan tidak stabil terus berlanjut di Ukraina dan tempat lain.”

Open Skies adalah perjanjian sejumlah negara Eropa, Rusia dan Amerika yang menyetujui untuk mengizinkan pesawat masing-masing negara melakukan penerbangan untuk memantau aktivitas militer sebuah negara.

Penerbangan kali ini memang dilakukan di atas langit Ukraina, hingga tidak mungkin bagi Rusia untuk bisa mengawasi secara dekat. Namun hampir pasti, penerbangan dari Ukraina ini ditujukan untuk memantau militer Rusia, terutama di wilayah perbatasan dan sekitar Laut Hitam.

Presiden Ukraina Petro Poroshenko baru-baru ini mengatakan ancaman Rusia telah mencapai tingkat tertinggi setelah negara tersebut mengambil alih Crimea pada 2014 lalu. Moskow juga disebut telah menggandakan kekuatan militernya di wilayah perbatasan Ukraina.

Facebook Comments

error: Content is protected !!