For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Jika Amerika Menyerang Korea Utara, Inilah Kekuatan Yang Bergerak Pertama

Amerika dilaporkan diam-diam melakukan persiapan terakhir untuk melakukan serangan ke Korea Utara. Hal ini terlihat dengan berbagai latihan intensif untuk melakukan inflitrasi ke wilayah kekuasaan Kim Jong un tersebut.

Amerika juga terus menumpuk aset pentingnya di Pasifik seperti mengirimkan bomber B-2 dan B-52 ke Guam untuk bergabung dengan B-1B yang telah ada di tempat itu sebelumnya. Kapal amfibi USS Wasp yang membawa F-35B juga tiba di Jepang. Pesawat elektronik paling canggih Compass Call pun sudah ada di Korea Selatan.

Amerika Serikat memiliki kekuatan udara, darat, dan laut yang cukup besar yang ditempatkan di Korea Selatan. Beberapa unit unit berbasis di Jepang dan Pasifik barat yang juga dekat dengan negara tertutup tersebut.

Ketika perang dengan Korea Utara harus pecah, pasukan pertama Amerika yang akan terlibat tentu saja mereka yang berbasis di Kora Selatan. Di wilayah ini Pentagon secara rutin merotasi  brigade lapis baja mereka setiap sembilan bulan.

Saat ini Brigade Combat Team ke-2, Cavalry Division pertama yang ada di sana. Setiap brigade diawaki oleh 3.500 tentara dan terdiri dari tiga batalyon senjata gabungan, satu batalyon kavaleri (pengintaian), satu batalyon artileri, satu teknisi dan satu brigade yang mendukung batalyon.

Tim tempur brigade lapis baja biasanya terdiri dari sekitar 100 tank M1A2 Abrams, 100 kendaraan tempur infanteri Bradley M2A3 dan 18 howitzer self-propelled M109.

Tentara di Korea Selatan juga mempertahankan Brigade Penerbangan Tempur Divisi Infantri ke-2, yang dilengkapi dengan sekitar 60 helikopter serang Apache, Blackhawk dan Chinook. Brigade Artillery ke-210, yang dilengkapi dengan M270 Multiple Launch Rocket Systems akan memberikan tembakan artileri jarak jauh, sementara Brigade Artileri Pertahanan Udara ke-35 memberikan perlindungan Osan dan Suwon Air Force Bases dengan rudal Patriot.

Brigade ke-35 juga mengoperasikan radar pertahanan rudal AN / TPY-2 dan Theatre High Altitude Area Defense (THAAD) yang baru-baru ini dikirim ke negara tersebut untuk memperkuat pertahanan anti-rudal.

Komponen utama kekuatan Amerika lainnya di Korea adalah penerbangan taktis.  Angkatan Udara AS mempertahankan Wing Fighter ke-51 di Pangkalan Angkatan Udara Osan, yang terdiri dari Skuadron Tempur ke-25 yang dilengkapi dengan pesawat serang A-10C Thunderbolt II dan Skuadron Tempur ke-36 dengan pesawat tempur F-16C / D Fighting Falcon dengan total kedua pesawat berjumlah sekitar 68 unit.

Wing Tempur ke-8 (“Wolfpack”) di Pangkalan Udara Kunsan terdiri dari Skuadron Tempur ke-35 dan ke-80, yang menerbangkan total 45 F-16C / D. A-10C bertugas untuk misi dukungan udara jarak dekat, sementara F-16C / D bertanggung jawab atas larangan udara, dukungan udara dan kontra-udara.

NEXT: KEKUATAN BESAR DI JEPANG
Facebook Comments