For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Destroyer Kolkata India Vs Type-52D China, Hebat Mana?

 

SENJATA

Kedua kapal ini bergantung terutama pada rudal vertikal sebagai senjata utama mereka dan senjata sebagai senjata sekunder. Type52D memiliki sistem Launcher Universal vertikal dengan 64 sel yang dapat menembakkan berbagai jenis rudal dari permukaan ke udara dan anti kapal selam dari. Sementara Kolkata memanfaatkan peluncuran rudal VLS yang hanya dapat meluncurkan satu jenis rudal.

 

PERANG PERMUKAAN

 

Kolkata

16 BrahMos VLS and a 76 mm gun
16 BrahMos VLS and a 76 mm gun

India memilih untuk membuat kelas ini unggul dalam peperangan permukaan. Hal ini dengan menjadikan 16 BrahMos peluncuran vertikal sebagai senjata utama mereka. Ini adalah rudal supersonik anti kapal dan dikenal sebagai salah satu senjata paling mematikan yang ada di kapal perang kontemporer. Rudal ini dapat memukul kapal dari jarak jarak sekitar 300 km dengan akurasi ekstrim.

Memiliki dua jalur penerbangan  dengan 120 km kisaran di profil sea skimming atau 300 km kisaran di dataran tinggi dengan terminal profil 40 km.  Rudal mempertahankan kecepatan Mach 2-3 di seluruh fase penerbangannya yang membuatnya sangat sulit bagi sistem pertahanan modern untuk mencegatnya. Ada ruang di belakang 16 cell VLS untuk batch 8 cell  tetapi dibiarkan kosong.

Kita bisa menduga India menggunakan ruang kosong ini untuk menginstal Land Attack Cruise Missile baru mereka yang mampu melesat pada jarak  1000 km yang dikenal dengan Nirbhay setelah rudal ini nanti masuk ke layanan angkatan laut.

Kemampuan peperangan permukaan sekunder disediakan oleh Oto Melara 76 mm yang super cepat, yang dapat menembakkan 120 peluru per menit sampai dengan jarak 15 km terhadap target permukaan dan hingga 8 km terhadap target udara. Meriam ini sangat efektif terhadap pesawat terbang rendah dan rudal jelajah. Namun kaliber kecil senjata ini membatasi jangkauan dan efektivitas dalam peran pemboman pantai. Tidak diketahui apakah India telah memperoleh amunisi dipandu untuk digunakan dengan senjata ini.

Type-52D

32 x 2 Vertical Launch Cells
32 x 2 Vertical Launch Cells

Konfigurasi kapal ini untuk peperangan permukaan dapat diubah berdasarkan kebutuhan misi karena yang Universal Vertical Universal Peluncur yang dapat menembakkan berbagai jenis rudal. Tata letak yang ideal akan terdiri dari 16 rudal anti kapal YJ-12 untuk perang permukaan. Kisaran rudal dikatakan bervariasi dari 220 km hingga sekitar 350-400 km tergantung pada profil penerbangan.

Satu-satunya kelemahan dari rudal ini dibanding BrahMos adalah bahwa dia hanya mampu melakukan perjalanan pada kecepatan subsonik pada ketinggian 40 km dan mencapai kecepatan supersonik hanya selama menukik terakhir menuju target, yang membuatnya lebih mudah untuk dicegat dan dirontokkan dengan menggunakan rudal jarak jauh dan menengah selama fase subsonik.

Tapi profil penerbangan alternatif tinggi rendah memberikan rentang 250-300 km yang sama dengan BrahMos India. Namun demikian, sejumlah besar rudal ini dapat ditembakkan bersama yang memberikan kemampuan untuk melakukan serangan intensif ke sistem pertahanan udara modern.

130 mm gun
130 mm gun

Fleksibilitas dari UVLS memungkinkan untuk membawa 32 AShMs pada misi peperangan permukaan khusus yang merupakan keunggulan besar dibanding 16 rudal yang bisa dibawa INS Kolkata. Hal ini akan memberikan kemampuan serangan anti permukaan.

Kemampuan peperangan permukaan sekunder disediakan oleh meriam utama 130 mm. Ini memiliki jangkauan efektif lebih dari 25 km terhadap target permukaan dan dapat sangat berguna dalam misi pemboman pantai. kemampuan terhadap pesawat dan rudal sangat terbatas.

NEXT: KATEGORI PERANG ANTI-UDARA
Facebook Comments