Pemerintah Amerika berencana untuk menyumbangkan hampir 60 Infanteri Fighting Vehicle atau kendaraan tempur infanteri Bradley dalam konfigurasi ODS (Operation Desert Storm) ke Kroasia.
“Amerika Serikat telah menerima tawaran untuk menyumbangkan 60 kendaraan tempur Bradley untuk melengkapi batalion infantri berat dengan 24 kendaraan lain untuk suku cadang,” kata Menteri Pertahanan Kroasia Damir Krsticevic selama konferensi pertahanan internasional Jutarnji List.
The Kamenjar.com melaporkan ini adalah pertama kalinya Menteri Krsticevic secara resmi berbicara tentang proyek Bradley setelah lebih dari setahun bernegosiasi dengan Amerika.
Menteri pertahanan juga menambahkan bahwa kendaraan Bradley yang akan disumbangkan ke Angkatan Darat Kroasia dalam kondisi yang sangat baik.
Krsticevic sebagaimana dilaporkan Jane menyebut nilai Bradley ini sekitar US$2-3 juta per unitnya setelah peningkatan. Amerika memberi sumbangan untuk kendaraan itu sekitar US$84 juta ditambah hibah langsung senilai US$25 juta untuk memulai peningkatan.
Saat ini, kelebihan Kendaraan Tempur Bradley Infanteri ada dalam penyimpanan jangka panjang di Angkatan Darat Amerika.
Menteri juga menegaskan bahwa Kroasia telah setuju untuk berpartisipasi dalam ERIP baru, program Departemen Luar Negeri Amerika untuk membantu sekutunya dalam transisi dari teknologi militer timur ke barat.
Bradley yang diproduksi oleh BAE Systems, adalah platform yang telah terbukti dalam pertempuran dengan menyediakan kemampuan bertahan, mobilitas, dan tingkat mematikan sangat baik. Kendaraan ini merupakan bagian integral dari Tim Tempur Brigade Lapis Baja atau Armored Brigade Combat Team (ABCT) Angkatan Darat Amerika.
BAE Systems telah bertindak sebagai produsen dan integrator sistem dari program Bradley selama lebih dari 30 tahun, termasuk melakukan berbagai peningkatan berdasarkan kebutuhan pelanggan dan persyaratan misi.
M2A2 Bradley dipersenjatai dengan ATK Gun Systems Company M242 Bushmaster Chain Gun 25 mm dengan senapan mesin M240C 7,62 mm yang dipasang secara koaksial di sebelah kanan persenjataan utama.
Sebanyak delapan peluncur granat asap dipasang di bagian depan turret, empat di setiap sisi persenjataan utama.
Rudal anti-tank Javelin dipasang menggantikan Dragon yang sebelumnya digunakan. Selain itu kendaraan bisa membawa tiga atau lima rudal anti tank TOW dan dua Javelin.

