Amerika Setuju Jual Patriot ke UEA dan Bahrain Senilai Rp71 Triliun
Patriot

Amerika Setuju Jual Patriot ke UEA dan Bahrain Senilai Rp71 Triliun

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menyetujui potensi penjualan Sistem Rudal Patriot dan peralatan terkait ke Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain senilai lebih dari US$5 miliar atau sekitar Rp71 triliun

“Departemen Luar Negeri telah membuat keputusan menyetujui kemungkinan Penjualan Militer Asing ke Uni Emirat Arab dari 452 Patriot Advanced Capability 3 (PAC-3) Missiles Segment Enhanced (MSE) dan peralatan terkait untuk perkiraan biaya US$ 2,728 miliar, “kata rilis  Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan atau Defence Security Cooperation Agency (DSCA) Amerika dalam siaran pers Jumat 3 Mei 2019.

Dalam siaran pers terpisah, agensi mengatakan pemerintah Amerika juga menyetujui penjualan militer dari berbagai sistem dan peralatan rudal Patriot ke Bahrain dengan total US$ 2,5 miliar.

Rilis itu menyebutkan, Bahrain secara khusus membeli 60 Patriot Advanced Capability-3 Missile Segment Enhancement missiles, 36 Patriot MIM-104E Guidance Enhanced Missiles dengan canisters, sembilan M903 Launching Stations, lima Antenna Mast Groups, tiga Electrical Power Plants, dua AN/MPQ-65 Radar Sets dan dua AN/MSQ-132 Engagement Control Stations.

Badan pertahanan mengatakan kedua penjualan militer akan melayani kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat dengan membantu sekutu meningkatkan keamanan dan stabilitas mereka di Timur Tengah.

Patriot adalah sistem pertahanan udara jarak jauh yang mampu melawan rudal balistik taktis, rudal jelajah, dan pesawat terbang canggih. Sistem ini telah teruji dalam berbagai medan perang yang dijalani Amerika maupun sekutu-sekutunya.

Baca juga:

S-400 Atau Patriot, Pilih Mana?