Amerika Hentikan Pelatihan untuk Militer Arab Saudi

Amerika Hentikan Pelatihan untuk Militer Arab Saudi

Pentagon mengumumkan mereka telah menghentikan pelatihan operasional semua personel militer Arab Saudi di Amerika Serikat sampai pemberitahuan lebih lanjut setelah seorang letnan Angkatan Udara Saudi menembak dan menewaskan tiga orang pekan lalu di sebuah pangkalan di Florida.

Keputusan itu akan memiliki dampak yang luas pada kunjungan personel Saudi, termasuk menggrounded lebih dari 300 siswa penerbangan militer Arab Saudi.

Seorang pejabat senior pertahanan Amerika, yang memberi pengarahan kepada wartawan Pentagon tentang keputusan itu, mengatakan langkah itu dimaksudkan untuk memungkinkan peninjauan yang lebih luas terhadap prosedur keamanan yang pada akhirnya akan bagi sekitar 5.000 siswa militer internasional di Amerika Serikat.

Namun, masalah keamanan hanya berlaku untuk sekitar 850 siswa yang berkunjung dari Arab Saudi. Pejabat pertahanan, berbicara dengan syarat anonim, mengatakan penembakan itu “menyarankan bahwa mungkin ada peningkatan tertentu dengan populasi (bangsa) itu.”

“Saya tidak punya bukti untuk menunjukkan bahwa ada ring yang lebih besar atau konspirasi yang lebih besar,” kata pejabat itu sebagaimana dilaporkan Reuters Rabu 11 Desember 2019.

FBI mengatakan para penyelidik Amerika percaya Letnan Dua Angkatan Udara Saudi Mohammed Saeed Alshamrani, 21, bertindak sendiri ketika ia menyerang pangkalan Angkatan Laut Amerika di Pensacola, Florida pada  Jumat, sebelum ia ditembak mati oleh wakil sheriff.

Penembakan itu sekali lagi menimbulkan pertanyaan tentang hubungan militer Amerika dengan Arab Saudi, yang mendapat sorotan tajam di Kongres terkait perang di Yaman dan pembunuhan kolumnis Washington Post atas kolumnis Washington Post Jamal Khashoggi tahun lalu.

Namun, para pemimpin militer Amerika telah berusaha untuk menggambarkan ini sebagai masalah lokal yang tidak akan mempengaruhi hubungan AS-Saudi secara keseluruhan.

Juru bicara Angkatan Laut Amerika Letnan Andriana Genualdi mengatakan, masalah keamanan dan jeda operasional dimulai pada hari Senin untuk siswa penerbangan Arab Saudi.

Dia mengatakan, grounded mencakup tiga fasilitas militer yang berbeda: Pangkalan Udara Pensacola, Naval, dan Mayport, semuanya di Florida.

Angkatan Udara mengatakan pelarangan untuk penerbangan siswa Saudi kemungkinan juga diterapkan ke pangkalan lain.

“Mengingat peristiwa traumatis, kami merasa yang terbaik adalah menjaga siswa Angkatan Udara Kerajaan Saudi dari jadwal terbang untuk waktu yang singkat,” kata juru bicara Angkatan Udara.

Alshamrani berada di pangkalan itu sebagai bagian dari program pelatihan Angkatan Laut Amerika yang dirancang untuk membina hubungan dengan sekutu asing. Dia telah memulai pelatihan di Amerika Serikat pada tahun 2017 dan telah berada di daerah Pensacola selama 18 bulan terakhir, kata pihak berwenang.

Serangan itu terjadi ketika pemerintahan Presiden Donald Trump mempertahankan hubungan hangat dengan Riyadh di tengah ketegangan tinggi dengan saingan Timur Tengah Iran.

Menteri Pertahanan Amerika Mark Esper telah menolak anggapan bahwa penembakan itu mungkin akan membuat Amerika membatalkan penyebara kekuatan militer tambahan ke Arab Saudi.

“Arab Saudi adalah mitra lama kami di kawasan ini. Kami berbagi kepentingan keamanan bersama, ”kata Esper sebagaimana dilaporkan Reuters.