For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Beluga Misterius di Norwegia Kembali Bikin Kaget Banyak Orang

Masih ingat tentang seekor paus putih atau beluga yang ditemukan di Norwegia dengan mengenakan harness dengan tulisan “Equipment of St. Petersburg”? Kini binatang pintar yang diduga merupakan mata-mata Rusia itu kembali menarik perhatian banyak orang.

Seekor paus beluga putih, yang diduga sama dengan terlihat sebelumnya di perairan Norwegia, telah difilmkan membantu mengambilkan sebuah iPhone yang jatuh ke laut milik seorang wanita.

Isa Opdahl dilaporkan berada di atas kapal bersama teman-temannya di Hammerfest, Norwegia, ketika perangkatnya tersebut jatuh ke dalam air, tetapi itu dengan cepat diselamatkan oleh paus, yang perlahan-lahan muncul dari kedalaman yang memegang handset di mulutnya. Yang harus dilakukan Opdahl hanyalah mengambil telepon dari mulut paus.

Rekaman yang luar biasa itu diposting di Instagram-nya, dengan judul “Ketika hewan lebih baik daripada manusia”.

https://www.instagram.com/p/BxFlIZpAT7a/?utm_source=ig_embed

Rekaman ini telah memicu spekulasi bahwa paus itu adalah makhluk yang sama yang ditemukan oleh nelayan setempat pekan lalu dengan mengenakan tali kekang dengan tulisan “Equipment of St. Petersburg” dan tempat untuk kamera GoPro.

Sejumlah media dan ahli biologi kelautan mengklaim bahwa mamalia itu bisa jadi dilatih oleh militer Rusia sebagai “mata-mata”, dan beberapa bahkan menjuluki makhluk tersebut sebagai Hvaldimir (“Whaledimir”).

Segera setelah video muncul, itu membuat percikan besar: sementara beberapa berfokus pada kenyataan bahwa ini adalah “operasi penyelamatan” yang luar biasa. Sementara yang lain berpegang pada teori mata-mata Rusia, bahkan menduga beluga bisa mengekstraksi data telepon Opdahl sebelum mengembalikannya.

Ketika spekulasi berkembang, militer Rusia masih tetap membisu tentang apakah mamalia itu benar-benar aset Rusia, sementara pensiunan kolonel Viktor Baranets menyebut tuduhan mata-mata itu “paranoia Skandinavia”. “Norwegia mungkin juga ingin memiliki ID petugas GRU melekat pada hewan itu,” katanya sebagaimana dikutip Sputnik.

Baca juga:

Muncul di Norwegia, Apakah Paus Beluga ini Desersi dari Angkatan Laut Rusia?

Facebook Comments