For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Blackjack Mendekat, Typhoon Inggris Bertindak

Angkatan Udara Inggris menerbangkan jet tempur Typhoon untuk mencegat dua pembom jarak jauh Rusia yang terbang di atas Laut Utara mendekati wilayah udara Inggris.

Royal Air Force (RAF) mengatakan pada 29 Maret 2019 pesawat tempur Typhoon melakukan misi Alert Quick Reaction Alert (QRA) dari Pangkalan Udara RAF Lossiemouth. Secara bersamaan tanker udara Voyager terbang dari Brize Norton, untuk memantau dua Tu-160 Blackjack Rusia yang mendekati wilayah udara Inggris.

“Angkatan Udara Inggris bekerja erat dengan mitra NATO untuk memantau pesawat Rusia saat mereka melewati berbagai wilayah udara internasional sebelum mereka dicegat di Laut Utara. Para jet tempur kami mengawal mereka dari area kepentingan Inggris dan memastikan bahwa mereka tidak memasuki wilayah udara kedaulatan Inggris,” kata Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson.

“Pilot-pilot kami yang berani telah menunjukkan bahwa kami siap untuk menanggapi ancaman apa pun terhadap Inggris. Bersama sekutu NATO kami, kami harus tetap waspada dan sadar akan aktivitas militer Rusia,”  kata Williamson.

RAF secara rutin mengidentifikasi, mencegat, dan mengawal pesawat Rusia yang transit di wilayah udara internasional yang dekat dengan area yang diminati Inggris dan terus siaga setiap hari. Ini adalah kedua kalinya dalam minggu ini pesawat RAF terbang ke udara untuk menyelidiki aktivitas Rusia, menyusul insiden serupa pada Rabu malam, tetapi pada kesempatan itu, pencegatan oleh Typhoon tidak diperlukan.

Tu-160 merupakan bomber strategis yang mampu membawa rudal jelajah strategis Kh-55MS, yang oleh NATO disebut sebagai AS-15 Kent. Hingga 12 rudal Kh-55MS dapat dibawa. Kh-55MS mampu menyerang dalam jarak maksimum 3.000 km, dan dipersenjatai dengan hulu ledak nuklir 200kt.

Facebook Comments