For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Dari Rencana 2.300, Rusia Cuma Mendapatkan 12 Tank T-14 Armata

T-14 Armata

Tank tempur utama baru Rusia T-14 Armata akhirnya akan beroperasi pada tahun 2019, tetapi dalam jumlah yang jauh lebih sedikit dari yang diperkirakan semula.

Produsen tank hanya akan mengirimkan 12 Armata dan empat varian kendaraan pemulihan lapis baja pada akhir 2019. Angka ini jauh dari rencana semula di mana Rusia mengatakan akan membangun ribuan tank baru tersebut.

Pada 2015, Rusia meluncurkan tank tempur utama baru T-14 Armata yang merupakan terobosan dari tank-tank Angkatan Darat Rusia sebelumnya dan desain tank “clean sheet” pertama Moskow dalam beberapa dekade.

Media dan pengamat Barat memperkirakan bahwa tank itu 20 tahun lebih maju dari tank apa pun di Barat. Kepala Angkatan Darat Rusia pada saat itu, Kolonel-Jenderal Oleg Salyukov, mengatakan bahwa Rusia akan memiliki 2.300 Armata pada tahun 2020 atau akan menjadi 70 persen dari persediaan tank Rusia.

Sekarang, pada awal 2019, terungkap bahwa Rusia hanya akan memiliki 12 Armata pada tahun 2020. Mengutip media Rusia Izvestia, Popular Mechanics melaporkan Jumat 15 Ferbruari 2019, perusahaan tank Rusia Uralvagonzavod akan mengirimkan 12 T-14 dan 4 kendaraan pemulihan tank T-16 pada akhir 2019.

Itu berarti masih kurang 2.288 tank dari rencana awal. Menurut laporan Januari 2018, 1st Guards Tank Army yang berbasis di Moscow,  20th Guards Combined Arms Army dan 8th Guards Combined Arms Army akan menerima tank baru ini.

Apa yang ada di balik perlambatan pengiriman Aramata ini? Keterlambatan pengembangan dan biaya adalah dua kemungkinan penyebabnya. Karena tank generasi baru, Armata memiliki masalah dengan tank uji, meskipun pengujian itu seharusnya telah selesai pada 2016.

Rusia, di bawah sanksi NATO dan Amerika Serikat juga kemungkinan mengalami kesulitan sumber suku cadang. Layar panel datar, misalnya, digunakan di seluruh interior Armata tetapi tidak diproduksi secara internal di Rusia.

Alih-alih membeli armada tank dalam jumlah besar, Rusia meningkatkan tank-tank T-72 ke standar T-72B3  dan Angkatan Darat Rusia akan sangat bergantung pada tank-tank T-90A / M yang lebih baru.

Rusia bahkan dilaporkan akan memperbarui tank era 1980-an T-80 ke standar T-80BV yang ditingkatkan untuk digunakan di kawasan Arktik, di mana mesin turbin gas mereka akan berfungsi lebih baik di cuaca dingin.

Armata adalah desain tank modern pertama yang datang dari Rusia selama beberapa dekade. Tank ini lebih besar dari tank Rusia yang ada dan memiliki sistem aktif dan pasif untuk bertahan melawan rudal anti-tank.

Tidak seperti tank sebelumnya, tiga awak Armata duduk kapsul tersendiri dan memiliki menara tidak berawak. Sistem pertahanan Afghanit Armata juga dilaporkan bermanfaat melawan senjata anti-tank berkecepatan tinggi. Senapan utama 125-milimeter 2A82-1M dapat menembus pelindung tank NATO modern dan dapat ditingkatkan di masa depan menjadi senjata kaliber yang lebih besar.

 

Facebook Comments