For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Salah Hitung, Amerika Tombok Ratusan Miliar Rupiah untuk Pengisian Bahan Bakar Jet Koalisi Arab

F-16 Uni Emirat Arab

Amerika harus tombok hingga puluhan juta dolar atau ratusan miliar dalam misi pengisian bahan bakar di udara untuk koalisi pimpinan Arab Saudi yang menyerang Yaman. Gara-gara salah perhitungan, koalisi Arab tidak membayar biaya yang seharusnya mereka tanggung.

Hal itu terungkap dalam surat Departemen Pertahanan Amerika yang diperoleh The Atlantik. Kasus ini kemungkinan akan meningkatkan kemarahan di antara para senator yang telah semakin kritis terhadap Perang Yaman karena semakin banyak korban sipil, dan dukungan Amerika untuk itu.

Sejak dimulainya intervensi yang dipimpin Saudi, pada bulan Maret 2015 hingga bulan lalu, Amerika Serikat menyediakan pengisian bahan bakar udara untuk pesawat koalisi pimpinan Saudi. Menerbangkan tanker Amerika ke udara dan melakukan pekerjaan ini sangat mahal.

Negara penerima secara hukum diwajibkan ¬†untuk membayar biayanya, tetapi hal itu tidak terjadi di Yaman. Dalam ¬†surat Pentagon pada 27 November menyatakan bahwa meski mereka “percaya” Arab Saudi dan Uni Emirat Arab “telah mengisi bahan bakar dan layanan pengisian bahan bakar, mereka sebenarnya belum dituntut secara memadai.”

Pentagon belum mengatakan berapa sebenarnya biaya yang harus dibayar koalisi Arab karena masih dihitung.

Pada Kamis 6 Desember 2018, Pentagon mengonfirmasi isi surat itu kepada The Atlantic dengan mengatakan meskipun Departemen Pertahanan telah menerima beberapa penggantian untuk bantuan pengisian bahan bakar yang disediakan untuk koalisi yang dipimpin Saudi, Komando Sentral Amerika baru-baru ini meninjau catatannya dan menemukan kesalahan dalam akuntansi di mana Pentagon gagal untuk mengisi SLC secara memadai untuk bahan bakar dan layanan pengisian bahan bakar

Komandan. Rebecca Rebarich, seorang juru bicara Pentagon, mengatakan kepada The Atlantic Centcom masih menghitung biaya sebenarnya. Sedangkan Kedutaan Saudi dan UEA di Washington tidak menanggapi permintaan The Atlantic untuk komentar tentang penggantian biaya tersebut. Namun diperkirakan angkanya mencapai puluhan juta dolar.

Facebook Comments

error: Content is protected !!