Rusia-Ukraina Tegang, Amerika Berniat Kirim Kapal Perang ke Laut Hitam

Militer Amerika telah meminta Departemen Luar Negeri untuk memberi tahu pemerintah Turki tentang niatnya untuk mengirimkan kapal perang di Laut Hitam.

Langkah ini dilakukan kemungkinan untuk menanggapi insiden di Selat Kerch pada 25 November ketika tiga kapal Angkatan Laut Ukraina diserang dan ditahan Rusia karena dituduh melanggar batas teritorial.

Sejumlah sumber mengatakan pemberitahuan itu akan memberi Angkatan Laut Amerika opsi untuk memasuki daerah itu, tetapi itu bukan indikasi bahwa tindakan itu akan diambil.

Langkah itu berpotensi meningkatkan ketegangan antara Amerika Serikat dan Rusia. Amerika Serikat telah meminta Rusia untuk membebaskan para pelaut dan mengembalikan kapal-kapal yang disita ke Ukraina.

Presiden Amerika Donald Trump juga memutuskan untuk membatalkan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin selama KTT G-20 di Argentina setelah menerima laporan tentang insiden Kerch.

Putin mengatakan bahwa insiden itu adalah provokasi yang dipersiapkan sebelumnya sebagai dalih untuk memperkenalkan darurat militer di Ukraina menjelang pemilihan presiden negara itu. Undang-undang darurat militer akan mempengaruhi kampanye, yang akan dimulai pada akhir Desember, di tengah-tengah elektabilitas Presiden Petro Poroshenko yang disebut Putin terus menurun.

 

Facebook Comments

error: Content is protected !!