F-15 Vs Su-30 di India dan Kontroversi Pertempuran 2014

f-15 w

Majalah Aviation Week and Space Technology pernah menerbitkan tulisan “Su-30MK Beats F-15C ‘Every Time ” yang diterbitkan pada tahun 2002. Dalam tulisan itu dilaporkan bahwa Su-30 ┬ámenggunakan manuver untuk mengalahkan F-15 dalam beberapa keterlibatan yang dilakukan di kompleks 360-deg. kubah simulasi di fasilitas St. Louis Boeing.

Menurut artikel itu seorang perwira USAF anonim menjelaskan bahwa dalam kasus rudal BVR (seperti AA-12 Adder) Flanker bisa berubah menjadi takik kekacauan radar F-15, di mana Eagle Doppler tidak efektif.

Manuver ini bisa dicapai membuat turun, kan sudut putar untuk mendekati F-15 sekaligus mengurangi kecepatan Su-30 mendekati nol. Sebuah taktik tempur udara yang sangat tua dan  petugas USAF mengatakan bahwa Sukhoi bisa bekerja efektif manuver ini berkat kemampuannya untuk mengurangi kecepatan secara radikal dan kemudian dengan cepat kembali itu.

Jika pilot Flanker melakukan manuver dengan benar, Su-30 terlihat radar F-15 sampai Eagle adalah jangkauan rudal AA-11 Archer IR, karena radar Doppler F-15 yang mengandalkan gerakan target.

Selain itu Su-30 bisa membawa jarak pendek IR rudal AA-11 Archer yang di tahun 90-an adalah rudal AAM jarak pendek terbaik di dunia karena bisa dikaitkan dengan sistem helm pengendalian tembakan pilot dan mampu untuk ditembakkan pada target sampai 45 derajat dari sumbu pesawat.

Dikembangkan menjelang akhir Perang Dingin, Su-30 adalah salah satu jet tempur terbaik yang pernah dihasilkan Rusia. Pemerintah membantu menjaga Sukhoi hidup selama 1990-an dan bahkan disediakan uang untuk pengembangan sebuah versi perbaikan dari Su-30.

 

 

Facebook Comments

error: Content is protected !!