For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

10 Rudal Antarbenua Paling Berbahaya di Dunia

RS-24 Yars / Sputnik

3. RS-24 Yars (Rusia)

RS-24 Yars Rusia adalah rudal balistik antar benua baru yang di Barat disebut sebagai SS-29.  Rudal ini menjadi versi perbaikan dari RS-12M Topol-M yang  dikembangkan baik sebagai sistem berbasis mobile dan  silo, yang akan menggunakan rudal yang sama.

Rudal ini diadopsi oleh Angkatan Strategis Rusia pada tahun 2010 dan ditempatkan pada tahun yang sama. Pada tahun 2016 Pasukan Rudal Strategis Rusia mengerahkan 63 ICBM berbasis mobile dan 10 silo. Rencananya rudal ini akan menjadi andalan komponen darat dari triad nuklir Rusia.

Rudal bahan bakar padat ini mirip dengan Topol-M. Yars memiliki jangkauan 12.000 km. Perbedaan utama dari rudal sebelumnya adalah bahwa Yars dilengkapi dengan MIRV dan dapat membawa setidaknya 6 hulu ledak yang dapat ditargetkan secara independen dengan hasil 100-300 kT.

Sumber lain melaporkan bahwa rudal ini bisa membawa hingga 10 MIRV  sementara CEP  Yars adalah 150-200 m.

Yars dirancang untuk mengatasi sistem pertahanan rudal lawan dengan manure rudal  selama penerbangan dan membawa umpan aktif dan pasif. Diperkirakan rudal ini memiliki setidaknya 60-65% kesempatan untuk menembus pertahanan.

Yars menggunakan sasis beroda 16×16 yang sama dengan mobile seperti Topol-M. Bentuk eksternal kedua rudal juga terlihat serupa, namun Yars lebih berat dan lebih mampu. Peluncur mobile memiliki kemampuan bergerak 500 km di jalan. Begitu siaga tinggi, Yars  dapat meninggalkan pangkalan mereka dan beroperasi di daerah hutan terpencil untuk meningkatkan kemampuan bertahan hidup mereka.

Otonominya memungkinkan peluncur mobile dengan rudal beroperasi tanpa terdeteksi di daerah yang setara dengan sebuah negara Eropa kecil. Jadi, ICBM  mobile seperti itu sulit dideteksi dan diserang hingga memiliki probabilitas tinggi untuk bertahan dari serangan pertama, setelah negara tersebut diserang.

Versi berbasis silo dari Yars kompatibel dengan silo ICBM Rusia yang lebih tua, yang telah dihapus dari layanan. Menggunakan infrastruktur lengkap dari rudal sebelumnya hingga hanya perlu memuat rudal baru ke dalam silo. Unit berbasis silo yang khas memiliki total 10 rudal dan sebuah pos komando.

Minuteman III

4. LGM-30G Minuteman III (USA)

Minuteman III adalah ICBM paling banyak di Amerika Serikat. Rudal ini memasuki layanan pada tahun 1970 dan menjadi rudal yang pertama kali memperkenalkan MIRV yang mumpuni. Meski usianya telah tua, berbagai program perbaikan sedang dilaksanakan untuk menjaga efektivitas tempurnya hingga diharapkan bisa beroperasi sampai 2030.

Minuteman III adalah rudal berbasis silo. Dengan dipensiunnya LGM-118 pada tahun 2005, Minuteman III telah menjadi satu-satunya ICBM berbasis darat Amerika yang saat ini dalam operasional dan merupakan kekuatan sangat penting dalam trinitas nuklir Amerika.

Ada 450 rudal jenis ini di dinas Amerika dengan 50 sampai 75 rudal lain berada dalam cadangan. Jumlah ini menjadikannya sebagai rudal balistik dengan jumlah terbesar di dunia.  Rudal ini ada di bawah Komando Strike Global Angkatan Udara Amerika Serikat.  Kelemahannya adalah rudal ini tidak bergerak dan posisinya telah diketahui.

Rudal Minuteman III memiliki jarak tempuh maksimal 13.000 km. Sistem navigasi inersia menyediakannya akurasi sekitar 200 m CEP, namun sistem panduan inersia yang diperbarui memberikannya CEP 120 m.

Minuteman III membawa muatan MIRV dengan masing-masing dipersenjatai dengan hulu ledak nuklir dengan kekuatan destruktif antara 300 sampai 500 kT. Rudal ini juga membawa alat bantu penetrasi untuk melawan sistem pertahanan rudal musuh.

Hal ini menjadikan Minuteman III cukup gesit dan memiliki jangkauan terpanjang, tapi mungkin bukan rudal antarbenua terbaik di dunia. Hanya saja jumlahnya yang begitu banyak menjadikannya sebagai kekuatan yang sangat mematikan.

NEXT
Facebook Comments