For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Punya Senjata Rahasia? AS Isyaratkan Bisa Hancurkan Korea Utara Tanpa Bahayakan Seoul

James Mattis (kanan) dan Joint Chiefs Chairman Marine Jenderal Joseph Dunford/Aljazeera/Reuters

Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis mengisyaratkan bahwa mereka memiliki senjata rahasia yang bisa menghancurkan Korea Utara tanpa membahayakan ibukota Korea Selatan, Seoul.

Krisis Korea Utara telah terbukti membuat frustrasi militer Amerika. Meski mereka memiliki keunggulan militer atas Pyongyang, tetapi fakta Kim Jong un bisa melakukan pembalasan mengerikan dengan menyerang Seoul yang hanya berjarak 35 mil adalah masalah serius.

Ada 25 juta orang yang tinggal di kota tersebut yang bisa menjadi korban gempuran roket atau bahkan rudal nuklir. Situasi ini yang benar-benar harus dipertimbangkan Pentagon ketika harus melakukan tindakan militer ke negara tersebut.

Namun  James Mattis  telah mengisyaratkan bahwa Pentagon memiliki beberapa trik yang bisa mencegah serangan balasan semacam itu. Ketika ditanya dalam sebuah konferensi pers Senin 18 September 2017, “apakah ada pilihan militer yang bisa dilakukan Amerika dengan Korea Utara yang tidak akan membuat Seoul berisiko besar?” Mattis menanggapi dengan tegas.

“Ya, ada, tapi saya tidak akan membahasnya,” kata pensiunan jenderal bintang empat itu. Sebelumnya dia menyatakan bahwa perang dengan Korea Utara akan  melibatkan serangan besar-besaran pada ibukota sekutu [Seoul], yang merupakan satu kota yang paling padat di bumi.

“Ada banyak pilihan militer yang akan kita ambil untuk membela sekutu dan kepentingan kita sendiri,” kata Mattis.

Rezim  Korea Utara umumnya diyakini memiliki berbagai senjata konvensional, balistik, dan kimia / biologis yang tersembunyi di seluruh negeri di pegunungan, terowongan bawah tanah, dan situs rahasia lainnya. Hampir tidak mungkin untuk menemukan dan menghancurkan semua senjata ini secara bersamaan. Hal ini yang menjadikan sulit untuk mencegah adanya serangan balasan.

Hal ini dianggap sebagai salah satu alasan utama mengapa blok Amerika tersebut belum melancarkan serangan strategis terhadap situs nuklir Korea Utara. Daryl Press, seorang ilmuwan pencegahan nuklir di Dartmouth College, mengatakan kepada The Atlantic bahwa Korea Utara akan menafsirkan serangan apapun sebagai serangan pendahuluan atau upaya menggulingkan pemerintah.

Wartawan sendiri masih mencoba mempertegas pertanyaannya tentang serangan ke Korea Utara tanpa membahayakan Seoul. “Hanya untuk memperjelas, Anda mengatakan bahwa ada kemungkinan pilihan militer yang tidak akan menciptakan risiko serius bagi Seoul. Apakah kita juga bisa membicarakan itu adalah pilihan aksi militer kinetik?” tanya seorang wartawan kepadanya.

“Ya, tetapi saya tidak ingin membahasnya,” jawab Mattis. “aksi militer kinetik” adalah sebuah istilah yang mengacu pada kekuatan militer mematikan seperti serangan udara (biasanya berlawanan dengan peperangan elektronik).

Facebook Comments