Gerak Cepat, Pentagon Tunjuk Lockheed Martin untuk Bangun Pengganti Rudal Pershing II
Rudal Pershing II

Gerak Cepat, Pentagon Tunjuk Lockheed Martin untuk Bangun Pengganti Rudal Pershing II

Amerika terus bergerak cepat untuk membangun rudal jarak menengah berbasis darat yang semula tidak bisa mereka miliki karena dilarang perjanjian INF.

Salah satu langkah cepat yang diambil Pentagon adalah memberi kontrak kepada Lockheed Martin senilai lebih dari US$ 400 juta untuk mengirimkan suku cadang dan peralatan yang akan digunakan untuk uji coba rudal jarak menengah.

Penghargaan kontrak datang kurang dari satu minggu setelah Amerika Serikat menarik diri dari Perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF)  yang secara efektif membunuh pakta yang telah menjamin 32 tahun stabilitas strategis dan perdamaian di Eropa.

“Lockheed Martin Space, Littleton, Colorado, dianugerahi kontrak US$ 405.770.000 untuk desain, pengembangan, pembangunan dan integrasi motor roket berdiameter besar, flight article badan roket  dan peralatan pendukung terkait untuk Intermediate Range Conventional Prompt Strike Weapon System flight test demonstrations,” kata Pentagon dalam siaran pers Rabu 7 Agustus 2019.

Para pemimpin Rusia dan China menyebut keputusan Washington untuk menarik diri dari INF memungkinkan pemerintah Amerika untuk mengembangkan generasi baru rudal nuklir dan konvensional jarak menengah untuk menggantikan Pershing II yang dihancurkan berdasarkan perjanjian INF. Rudal semacam itu dapat dikerahkan untuk mengancam Rusia dan China.

Rudal Pershing II memiliki jangkauan yang  1.100 mil dan memiliki hulu ledak W85  50 kiloton. Meski hanya seperdelapan dari hulu ledak  Pershing I dan Pershing Ia,  Pershing II cukup akurat.