Di tengah krisis yang masih mendera Venezuela, sebuah helikopter militer milik negara tersebut jatuh dekat Karakas menewaskan tujuh orang yang ada di dalamnya.
Kementerian Pertahanan dalam satu pernyataan mengatakan helikopter itu sedang dalam penerbangan dari Ibu Kota Karakas, Venezuela, menuju Negara Bagian Cojedes, di bagian tengah-barat negara itu ketika jatuh Sabtu 4 Mei 2019. Sebagaimana dilaporkan New York Times, pihak berwenang sedang menyelidiki sebab-sebab helikopter tersebut jatuh.
Tidak disebutkan secara rinci jenis helikopter yang jatuh tetapi kabar di sosial media menyebutkan helikopter tersebut adalah Eurocopter Cougar .
https://twitter.com/Birrilly/status/1124754826263502853?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1124754826263502853&ref_url=https%3A%2F%2Fwww.rt.com%2Fnews%2F458407-seven-military-personnel-killed-in%2F
Presiden Nicolas Maduro sedang berada di Cojedes pada Sabtu untuk menyaksikan serangkaian latihan tentara. Dalam pidato yang disiarkan televisi, ia mengatakan latihan-latihan itu menunjukkan kesiapsiagaan militer Venezuela menghadapi apa yang dia katakan ancaman yang berasal dari Amerika Serikat.
Maduro menuding pemerintah Amerika berusaha menggulingkan dia melalui kudeta dengan mendukung pemimpin oposisi Juan Guaido, yang mengecam Maduro sebagai presiden yang tak sah. Guaido sendiri menyatakan dirinya sebagai presiden yang mendapat dukungan antara lain dari Amerika Serikat dan sejumlah negara Barat sebagai sekutunya.
“Saya sangat menyesal atas insiden ini dan menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada para keluarga dan teman mereka,” cuit Maduro kemudian di Twitter.

