Turki telah mulai memproduksi massal amunisi terbaru yang dikembangkan untuk kendaraan udara tak berawak (UAV) yang dikenal sebagai Bozok.
Dikembangkan oleh TÜBITAK Defense Industries Research and Development Institute amunisi dipandu laser ini telah menjalani beberapa uji tembak yang berhasil. Dalam tes senjata diintegrasikan dengan drone Bayraktar TB2.
Gürcan Okumuş, manajer TÜBITAK menambahkan bahwa mereka akan memulai pengiriman seri produksi dari senjata itu. Okumuş juga mengatakan mereka mengembangkan hulu ledak yang lebih efektif untuk Bozok dan juga memperluas jangkauannya.
Bozok lebih kecil dan lebih ringan dibandingkan dengan MAM-L, yang telah digunakan secara aktif oleh drone Turki. MAM-L adalah bagian dari keluarga smart micro munitions (MAM) yang dikembangkan di dalam negeri. Keluarga rudal mencakup MAM-C dan MAM-T.
Jangkauan Bozok telah diperpanjang hingga 15 kilometer dari awalnya 9 kilometer awal, tetapi pengembangnya masih ingin meningkatkannya lebih jauh.
Simak selengkapnya dalam tayangan berikut:

