Rusia sepertinya benar-benar gerah dengan keputusan Amerika untuk mengirimkan sistem roket M142 Himars ke Ukraina.
Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan jika hal itu dilakukan maka pihaknya akan menyerang target baru.
Kepada televise pemerintah Rossiya-1 Putin mengatakan mengirimkan senjata baru ke Kyiv hanya bertujuan untuk menyeret konflik bersenjata selama mungkin. Dalam kasus pengiriman rudal jarak jauh ke Kyiv, Rusia akan menarik kesimpulan yang tepat dan menyerang fasilitas yang belum ditargetkan, katanya.
Putin menambahkan memasok multiple launch rocket systems atau MLRS ke Ukraina pada dasarnya tidak mengubah apa pun.
Hal ini karena Kyiv memiliki senjata serupa sebelumnya, termasuk rudal jarak jauh yang serupa. Jadi senjata kiriman Amerika ini hanya mengganti senjata sejenis yang telah dihancurkan Rusia.
Dalam wawancara tersebut Putin juga mengklaim pertahanan udara Rusia telah menembak jatuh banyak pesawat tak berawak Ukraina saat konflik bergerak lebih dari 100 hari.
Dia mengatakan sistem pertahanan Buk, Tor dan Pantsyr sangat efektif melawan drone Ukraina. Bahkan dia mengatakan sistem pertahanan udara itu mampu memecahkan drone seperti kacang.
Simak selengkapnya dalam tayangan berikut:

