Meraba Arah Pengadaan Jet Tempur Indonesia

Meraba Arah Pengadaan Jet Tempur Indonesia

Kabar tentang rencana Indonesia untuk membeli F-15 Eagle dan F/A-18 Super Hornet dari Amerika membuka sejumlah hal menarik.

Kini mulai tergambar bahwa Indonesia tidak akan membeli satu jenis pesawat, tetapi berbagai jenis pesawat. Dengan kata lain Indonesia ingin membeli Typhoon, Rafale, Eagle, Super Hornet dan juga Su-35 Flanker-E.

Hal ini terungkap dari pernyataan Direktur Jenderal Strategi Pertahanan di Kementerian Pertahanan Indonesia, Rodon Pedrason yang mengatakan Angkatan Udara Indonesia mentargetkan memiliki 170 jet tempur dalam 20 tahun ke depan.

Masuk akal? Sangat masuk akal jika dilihat dari kebutuhan. Angka tersebut bahkan masih kurang untuk menjaga wilayah Indonesia yang sangat luas dan mengingat negara ini berada di salah satu titik panas konflik global yakni Laut China Selatan.

Angka 170 jet tempur sebagai target yang diungkap Pedrason juga cukup menarik untuk dibahas. Kita akan melihat terlebih dahulu seberapa kekuatan TNI Angkatan Udara saat ini. Jika mengacu data Air Force 2019 yang diterbitkan Flightglobal TNI AU memiliki 108 pesawat tempur berbagai jenis termasuk pesawat serang dan latih lanjut. Pesawat tersebut terdiri dari sekitar 31 F-16 berbagai varian, 16 Su-27/30, 24  Hawk 209, 7 Hawk 100, 15 T-50 dan 15 EMB 314 Tucano. Untuk dua pesawat terakhir jumlahnya berkurang satu karena hilang dalam kecelakaan.

Lantas apa saja pesawat yang akan mengisi kebutuhan tersebut dan bagaimana pesawat itu akan digunakan? Simak video berikut:

https://www.youtube.com/watch?v=oom9GC10n5I

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.