For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Usai Keliling Dunia, Kapal Selam Serang Tertua Amerika Tertua Pensiun

Kapal selam serang nuklir tertua milik Angkatan Laut Amerika mengakhiri penyebaran terakhirnya Minggu 8 September 2019 setelah berlayar di seluruh dunia.

Angkatan Laut Amerika mengatakan kapal selam Kelas Los Angeles, USS Olympia menyelesaikan penempatan selama tujuh bulan di seluruh dunia ketika kapal itu kembali ke Pangkalan Bersama Pearl Harbor-Hickam.

USS Olympia ditugaskan pada tahun 1984. Pada hari Minggu, kapal kembali ke Hawaii untuk terakhir kalinya setelah mengelilingi dunia dan akan segera berlayar ke Bremerton, Washington, untuk dinonaktifkan.

Kapal selam mengakhiri tugasnya setelah 35 tahun bekerja di US Navy. Cmdr. Benjamin Selph, komandan kapal USS Olympia mengatakan selama misi penyebaran terakhirnya mengelilingi dunia dalam tujuh bulan kapal berlayar dari Oahu, Hawaii, transit melalui Terusan Panama, Selat Gibraltar, dan Terusan Suez.

Selph mengatakan kapal selam dan krunya bekerja mengunjungi berbagai sekutu dan mitra selama penyebaran, kadang-kadang melibatkan angkatan laut lain, seperti Angkatan Laut Inggris. “Kami bergabung dengan kru HMS Talent di hari barbeque dan kompetisi olahraga sepak bola dan bola voli persahabatan,” jelasnya.

Selph mengatakan bahwa “berlayar di seluruh dunia dalam kapal selam serangan cepat tertua ini bukan yang hanya adalah bukti daya tahan dan desain kapal selam, tetapi juga keuletan dan semangat perjuangan kru.

Loading...

War Zone melacak perjalanan Olympia dari Hawaii ke Pasifik Barat dan melalui Samudra Hindia, Laut Merah, dan Terusan Suez. Kapal selam kemudian melakukan operasi di Mediterania sebelum menuju ke Atlantik, melewati Terusan Panama, dan berlayar melalui Pasifik Timur ke Pearl Harbor.

Bahkan pada tahun-tahun terakhir pelayanannya yang lebih dari tiga dekade, Olympia tetap menjadi simbol kekuatan bawah laut Amerika. Misalnya, pada musim panas lalu, untuk pertama kalinya dalam 20 tahun kapal selam ini ang menembakkan rudal jelajah peluncur kapal selam Harpoon. Militer Amerika sedang membangun kemampuan ini karena menghadapi saingan besar dengan armada permukaan yang mampu.

Loading...
Facebook Comments