For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Jenderal Amerika: Tidak Mungkin Bisa Mengawinkan F-35 dengan S-400

F-35/The Drive

Jenderal Amerika yang dinominasikan untuk memimpin pasukan Amerika di Eropa mengatakan pada bahwa jika Turki membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia maka memang seharusnya tidak mendapatkan jet tempur  F-35 Joint Strike Fighter dari Amerika Serikat.

Pada dengar pendapat di Komite Senat Angkatan Bersenjata Senat untuk seleksi memimpin Komando Eropa Amerika , Jenderal Angkatan Udara Tod Wolters menyebut mengoperasikan bersama F-35 dan S-400 “benar-benar tidak akan kompatibel.”

“Saya setuju dengan keyakinan komite ini bahwa S-400 dan F-35 tidak kompatibel, dan jika Turki melanjutkan jalur untuk mendapatkan dan mengoperasikan S-400, mereka seharusnya tidak mendapatkan F-35,” kata Wolters sebagaimana dilaporkan Defense News. Dia  menambahkan bahwa sistem Rusia menggunakan bahasa yang digunakan anggota NATO.

“Kita semua mengerti bahwa Turki adalah sekutu penting di kawasan ini,” kata Wolters. “Tapi itu sama sekali tidak mungkin untuk mendukung co-location F-35 dan S-400.”

Pejabat Menteri Pertahanan Amerika Patrick Shanahan sebelumnya menyatakan kepada wartawan  Ankara pada akhirnya akan menerima sistem pertahanan udara Patriot yang ditawarkan Washington sebagai alternatif.

“Saya sangat yakin dengan proposal Patriot yang telah kami kirim ke Turki, ketersediaannya, harganya, dan yang sangat penting, partisipasi industri yang datang bersama dengan sistem Patriot,” katanya.

Amerika telah setuju untuk menjual Turki 100  pesawat generasi kelima yang dibuat oleh Lockheed Martin, awalnya berencana untuk mengirimkan dua pesawat ke Turki pada Juni. Namun Amerika telah mengirimkan peralatan terkait jet tempur terebut ke Turki sebagai isyarat bahwa mereka serius akan menahan F-35 untuk tidak dikirim ke Ankara.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dilaporkan akan memberi tahu Penasihat Keamanan Amerika John Bolton dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo bahwa pembelian sistem pertahanan udara S-400 Rusia jelas merupakan kesepakatan yang telah dilakukan.

Dia juga mengatakan bahwa Turki telah mengusulkan Amerika Serikat agar mereka membentuk kelompok kerja teknis untuk menentukan bahwa sistem pertahanan tidak menimbulkan ancaman terhadap peralatan militer Amerika atau NATO.

“Ini tidak akan diintegrasikan ke dalam sistem NATO  karena itu kami mengusulkan Amerika Serikat untuk membentuk kelompok kerja teknis untuk memastikan bahwa sistem ini tidak akan menjadi ancaman – baik untuk F-35 maupun sistem NATO,”  kata Cavusoglu kepada sebuah panel di Amerika Serikat dan dilaporkan Sputnik.

 

Facebook Comments