For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Intelijen Swedia Tempatkan Rusia dan China Sebagai Ancaman Keamanan Paling Penting

Rudal Iskander Rusia

Laporan intelijen militer Swedia terbaru menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pertahanan Rusia dan meningkatnya minat China di Eropa dan Arktik sebagai tren keamanan yang paling penting.

Dalam laporan tahunannya, Badan Intelijen dan Keamanan Militer Swedia atau Military Intelligence and Security Service (MUST) telah meramalkan bahwa wilayah Swedia di tahun-tahun mendatang akan ditandai oleh pertentangan antara Rusia dan Amerika dan NATO, yang mengarah pada kemungkinan polarisasi.

“Ada beberapa tanda hari ini bahwa para pihak siap untuk saling mendekati untuk menangani tantangan keamanan yang ada”, kata laporan MUST.

Menurut Ketua MUST, Gunnar Karlson, Rusia terus memodernisasi arsenalnya dan memperkuat kemampuan militernya. “Mereka telah menjadi lebih baik,” kata Karlson kepada surat kabar Eskilstuna Kuriren dan dikutip Sputnik Rabu 20 Maret 2019.

Karlson menggambarkan perkembangan persenjataan Rusia sebagai proses yang lambat, namun terus menerus, di mana pesawat dan kapal angkatan laut tua digantikan oleh yang lebih modern dan latihan yang semakin kompleks dilakukan.

Pemain lain yang diidentifikasi sebagai ancaman dalam laporan tahunan MUST adalah China. Menurut MUST, China meningkatkan aktivitasnya di sekitar Swedia. Sebagai akibat dari perubahan iklim, China berinvestasi dalam jaringan transportasi di Kutub Utara dalam kerangka proyek Jalan Sutra. Lebih jauh lagi, ini mungkin melibatkan risiko keamanan, begitu China memutuskan untuk mendirikan pangkalan militer di daerah itu.

“Di seluruh dunia, kita melihat keinginan China untuk mendapatkan pangkalan, dengan Somalia dan Sri Lanka sebagai contoh paling terkenal,” kata Karlson.

Proses China membangun kapal induk dipandang sebagai salah satu contoh khusus dari kemampuannya untuk memproyeksikan kekuatan militer di seluruh dunia. Karlson menggambarkan mereka sebagai “simbol keinginan untuk menggerakkan kekuatan militer sesuka hati”.

Awal tahun ini, Polisi Keamanan Swedia menerbitkan laporan keamanannya sendiri, yang memperingatkan operasi intelijen China dan Rusia di negara itu.

MUST adalah salah satu departemen di markas besar Angkatan Bersenjata yang bertugas memantau ancaman terhadap Angkatan Bersenjata Swedia, seperti intelijen, kejahatan, terorisme, sabotase, dan subversi.

Facebook Comments