For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Turki: Pasukan Prancis di Suriah Tidak Ada Manfaatnya

Rafale Prancis

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu sebagaimana dilaporkan kantor berita Anadolu dan dikutip JejakTapak mengatakan rencana Prancis untuk tetap di Suriah di tengah penarikan pasukan Amerika sebagai hal yang “tidak akan ada manfaatnya ┬ábagi siapa pun.”

Sebelumnya, Hurriyet, outlet berita lain yang berbasis di Turki melaporkan Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan bahwa militer negara itu bertekad untuk memasuki Suriah utara sesegera mungkin dan Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengatakan Ankara telah menyelesaikan persiapan operasi.

Perkembangan itu muncul menyusul laporan bahwa presiden Turki mengundang Donald Trump ke Ankara, serta laporan yang menyatakan bahwa pejabat militer kedua negara akan mengadakan pertemuan untuk lebih mengoordinasikan tindakan mereka di Suriah.

Donald Trump baru-baru ini menyatakan Amerika akan menarik hampir 2.000 kekuatan militernya dari Suriah dengan alasan ISIS telah dihancurkan. Keputusan itu mendapat kecaman dari sekutu-sekutu Eropa Washington, termasuk Jerman dan Prancis.

Prancis mengatakan akan terus mengambil tindakan militer untuk mengambil alih apa yang ditinggalkan Amerika. Bahkan pasukan mereka telah melakukan patroli di Suriah yang selama ini tidak biasa mereka lakukan.

Spekulasi media menyatakan bahwa Trump membuat langkah hanya setelah diyakinkan oleh Erdogan bahwa Turki akan menghilangkan sisa-sisa ISIS di Suriah.

Pada bulan Desember, Erdogan mengumumkan bahwa pasukan Turki siap untuk memulai serangan di tepi timur Sungai Eufrat terhadap formasi Kurdi sesegera mungkin. Kemudian, Menteri Luar Negeri Cavusoglu mengatakan bahwa operasi di Suriah utara ditunda sampai Amerika sepenuhnya menarik diri dari wilayah tersebut. Pada saat yang sama, juru bicara Erdogan mengatakan bahwa Ankara akan mengoordinasikan kampanye anti-ISIS dengan Moskow.

 

Facebook Comments