M16 Inggris Ingatkan Rusia untuk Tidak Meremehkan Barat

Kepala Badan Intelijen Asing Inggris atau yang dikenal sebagai M16 memperingatkan Kremlin untuk tidak meremehkan Barat setelah serangan agen saraf yang ceroboh terhadap eks agen ganda di Inggris dan memicu kekhawatiran tentang aktivitas rahasia Rusia di luar negeri.

Dalam pidato keduanya sejak mengepalai Secret Intelligence Service M16 pada tahun 2014, Alex Younger mengatakan Rusia, satu-satunya musuh nasional  dengan memiliki sikap “konfrontasi abadi” dengan Barat. Dia, mengutip serangan agen saraf terhadap mantan agen Rusia Sergei Skripal pada Maret di kota Salisbury, Inggris.

“Negara Rusia menggunakan senjata kimia kelas militer di tanah Inggris,” kata Younger dalam pidatonya di depan mahasiswa di Universitas St Andrews di Skotlandia, di mana ia pernah belajar ekonomi dan ilmu komputer sebelum bergabung dengan tentara Inggris dan kemudian MI6.

“Kami Ingin Rusia sadar apa pun manfaat yang ia pikir diperoleh dari kegiatan ini, mereka tidak sepadan dengan risikonya,” kata Younger.

Moskow telah berulang kali membantah keterlibatan dan menuduh badan-badan intelijen Inggris melancarkan serangan untuk memicu histeria anti-Rusia.

Skripal, seorang perwira intelijen militer Rusia yang berkianat dengan memberikan banyak informasi ke MI6. Dia kemudian diampuni oleh Moskow dan ditukar dengan pertukaran mata-mata Perang Dingin.

“Saya harus menekankan bahwa bahkan ketika negara Rusia berusaha untuk mengacaukan kami, kami tidak berusaha untuk mengguncang Rusia. Kami tidak mencari eskalasi, ”kata Younger sebagaimana dikutip Reuters Selasa 4 Desember 2018.

Sosok berusia 55 tahun ini juga mengatakan bahwa mata-mata Inggris telah menggagalkan banyak plot ISIS yang berasal dari luar negeri. MI6 terus bekerja dengan lembaga-lembaga mitra untuk memperkuat “Ikatan keamanan yang tak tergantikan” di Eropa.

Menjawab pertanyaan dari para siswa, Younger mengatakan keseimbangan global saat ini miring ke arah China karena ekonomi terbesar kedua di dunia memperoleh modal, pengaruh politik dan dominasi teknologi yang signifikan.

“Pada dasarnya, kekuatan, uang dan politik akan mengarah ke timur,” katanya. “Itu adalah realitas politik baru yang perlu kita sesuaikan.”

Dia mengatakan ketergantungan 5G pada teknologi China adalah sesuatu yang perlu dibicarakan oleh Inggris, meskipun masalah yang lebih besar adalah kemungkinan dominasi masa depan China terhadap teknologi yang sedang berkembang.

“Ini adalah sesuatu yang benar-benar perlu kita pikirkan,” kata Younger. “Masa depan pengetahuan sedang dimainkan.”

Seorang mata-mata karir yang bergabung dengan MI6 ketika Uni Soviet runtuh tersebut mengatakan bahwa meski teknologi maju, kecerdasan manusia tetap penting.

“Bahkan di era kecerdasan buatan, kamu membutuhkan kecerdasan manusia, bahkan itu akan menjadi lebih penting.”

Seperti hendak menarik minat para mahasiswa untuk bergabung dalam dunia intelijen, Younger memberikan beberapa rincian tentang kehidupannya sendiri, termasuk minum alkohol buatan sendiri yang tidak dikenal dalam upaya untuk menembus organisasi yang berniat melakukan genosida di Balkan Barat pada 1990-an.

Facebook Comments

error: Content is protected !!