For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Mengadu Satu Lawan Satu Jet Tempur Amerika Vs China

China Air Show 2018 yang baru saja digelar menunjukkan bagaimana negara ini terus melangkah maju dalam membangun kekuatan udaranya.

Dalam beberapa tahun terakhir China telah membangun kekuatan udara mereka dengan cepat dan dengan berbagai cara. Tak peduli dituduh menjiplak atau mencuri, China telah berhasil menempatkan dirinya sebagai Negara dengan kekuatan udara yang harus disegani oleh siapapun.

Selain menggunakan jet-jet tempur yang dibangun Rusia, China juga memproduksi pesawat di dalam negeri. Bahkan Negara ini telah melampaui Rusia dalam membangun jet tempur generasi kelima.

Beijing telah memasukkan jet tempur siluman J-20 ke layanan, dan terus mengembangkan J-31, sementara Rusia masih terus menguji prototype T-50.

China memiliki hubungan yang akhir-akhir ini terus tegang dengan Amerika. Suka atau tidak suka, Amerika memiliki kekuatan udara yang masih sulit untuk dilawan oleh siapapun. Amerika memiliki sayap udara yang sangat lengkap dan juga jet-jet tempur berkemampuan tinggi.

Bagaimana perbandingan jet tempur Amerika dan China? Mari kita lihat head to head-nya

j-152

J-15 Vs F/A-18 

China kerap mengatakan Shenyang J – 15 Flying Shark akan mampu menandingi kehebatan F/A-18 Hornet / Super Hornet. Tetapi hal itu dinilai Sina Military Network hal itu jauh dari kenyataan.

Dari ujicoba terakhir menunjukkan pesawat China masih memiliki banyak kelemahan untuk bisa disandingkan dengan F/A-18 yang menjadi tulang punggung kekuatan udara Amerika tersebut.

F/A-18 Hornet
F/A-18 Hornet

Memang, uji coba J-15 untuk lepas landas dan mendarat dengan beban penuh di kapal induk bisa berjalan sukses. Tetapi di balik itu banyak hal yang dikritik. Salah satunya tes baru-baru ini dengan senjata berat telah membatasi jangkauan serangan J – 15 hingga jarak 120 kilometer dari operator. Sebelumnya dikatakan J-15 mampu membawa senjata seberat 12 ton.

Tetapi ketika pesawat penuh dengan bahan bakar, dia tidak dapat membawa lebih dari 2 ton rudal dan amunisi. Artinya hanya dua YJ – 83K rudal anti – kapal dan dua PL – 8 rudal udara ke udara yang bisa dia angkut.

NEXT: SU-30 VS F-15C
Facebook Comments