USS Desert, Kapal US Navy Ini Berada di Tengah Gurun

USS Desert Ship

Mengengar singkatan USS, biasanya arahnya langsung ke kapal perang Angkatan Laut Amerika yang berlayar di samudera luas di seluruh dunia. Tetapi tidak dengan USS Desert Ship, kapal ini justru berada di tengah gurun terpencil di ujung selatan White Sands Missile Range.

Fasilitas aneh ini telah ada selama lebih dari enam dekade. Kapal Angkatan Laut Amerika itu terletak ribuan mil jauhnya dari tempat kapal seharusnya dan telah memberi peran besar dalam pengembangan kekuatan militer Amerika.

Fasilitas ini telah membantu mengembangkan teknologi rudal, senjata, dan pengendalian tembakan Angkatan Laut yang paling penting.

USS Desert Ship, juga ditetapkan sebagai LLS-1, (Land Locked Ship).  LLS-1 adalah salah satu dari sekian banyak instalasi eksotis lainnya yang banyak tersebar di tempat-tempat tersembunyi di Amerika. LLS-1 adalah bunker beton dengan bagian atas seperti kapal dan setengah landasan peluncuran.

Dibangun pada pertengahan 1950-an pada zaman awal misil dipandu, ruangan dirancang untuk diisi dengan sistem tempur dan untuk meniru kondisi di kapal tempur Angkatan Laut Amerika.

Dek atasnya dibentengi untuk mengakomodasi sensor dan perlengkapan komunikasi serupa yang ditemukan pada alat-alat pendaratnya, serta perlengkapan tambahan yang diperlukan untuk mendukung upaya pengujian dan untuk berinteraksi dengan kompleks White Sands Missile Range yang membentang bermil-mil ke Utara.

War Zone menulis Kamis 10 Oktober 2018, fasilitas ini awalnya dibangun untuk mengembangkan dan menguji sistem rudal permukaan ke udara RIM-8 Talos yang berukuran besar dan ultra-kompleks.

Pada akhirnya Trio T SAM Angkatan Laut selama beberapa dekade pertama Perang Dingin diuji di fasiltias ini. Mereka adalah Terrier, Tartar, dan Talos. Selain itu banyak sistem senjata lain yang diuji di fasiltias ini.

Fasilitas dan pengujian rudal di USS Desert

Sebelumnya, pada tahun 1947, sebuah pad untuk meluncurkan berbagai roket juga dibangun berdekatan dengan USS Desert. Roket-roket di luncurkan ke atmosfer tingkat atas untuk mengumpulkan informasi penting tentang kondisi atmosfer dan radiasi kosmik.

Pada pertengahan 1970-an, fasilitas itu mulai perlahan-lahan bermigrasi dari tes pendukung utama dari Trio T menjadi pengujian Standard Missile dan Sistem Tempur Aegis. Sebagian besar pengujian Aegis dilaksanakan di situs ini hingga sertifikasi pada tahun 1983.  Sejak itu, USS Desert terus mendukung pengembangan teknologi rudal Angkatan Laut terbaru.

 

Facebook Comments

error: Content is protected !!