For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Kemahalan, Negosiasi Sewa Kapal Selam India-Rusia Deadlock

INS Chakra

Negosiasi antara India dan Rusia terkait rencana menyewa kapal selam serang bertenaga nuklir kelas Akula (SSN) menemui jalan buntu alias deadlock karena masalah harga.

Ini adalah salah satu alasan kesepakatan tidak dapat disimpulkan sebelum pertemuan puncak 5 Oktober antara Presiden Putin dan Perdana Menteri Narendra Modi di New Delhi.

Sumber mengatakan bahwa pihak Rusia meminta harga lebih dari US$$ 2,5 miliar atau sekitar Rp38 triliun untuk reparasi dan perbaikan lima tahun untuk mengubah kapal selam milik Rusia.

Sebagaimana dilaporkan India Today Minggu 8 Oktober 2018, putaran terakhir pembicaraan antara delegasi Rusia dan Angkatan Laut India antara 24 dan 28 September di New Delhi, gagal menyelesaikan masalah harga. Negosiasi dijalankan oleh kantor Penasihat Keamanan Nasional Ajit Doval.

India sebenarnya sudah menyewa satu kapal Kelas Akula yang kemudian diberi nama INS Chakra. Kapal ini disewa 10 tahun dari Rusia dan akan habis pada tahun 2022.

India membayar sekitar US$ 1 miliar atau sekitar Rp15 triliun untuk memperbaiki dan menyewakan kapal selam INS Chakra yang selesai pada tahun 2008 dan diserahkan kepada angkatan laut pada tahun 2011. Chakra baru saja kembali beroperasi setelah kecelakaan 2017.

Jika melihat angkanya memang harga untuk sewa kapal ini memang meningkat tajam. Rencananya kapal baru yang akan disewa akan diberi nama Chakra-3.

Kapal selam ini adalah bagian dari paket senjata senilai US$ 10 miliar, termasuk helikopter, fregat, dan lini produksi senapan serbu yang sedang dinegosiasikan dengan Rusia.

India dan Rusia juga menandatangani perjanjian $ 5 miliar untuk lima sistem rudal pertahanan udara S-400 pada 5 Oktober. Sistem akan dikirimkan dalam dua tahun ke depan.

India pertama kali menyewakan SSN, juga disebut Chakra dari bekas Uni Soviet dengan sewa tiga tahun antara 1987 dan 1991.

Kapal selam Rusia disewa untuk melatih kru untuk armada balapan rudal balistik India (SSBN) SSBN pertama buatan India yang pertama dibangun, INS Arihant mulai beroperasi pada tahun 2016.

Yang kedua, INS Arighat diluncurkan pada tahun 2017 dan diharapkan akan segera memasuki layanan. Dua lagi kapal selam sedang dibangun di Pusat Pembuatan Kapal di Visakhapatnam.

Facebook Comments