For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Turki ke Amerika: Jika Anda Menjatuhkan sanksi, Anda akan Melihat Jawaban Kami

Hubungan antara Amerika dan Turki memburuk setelah Washington mengancam tidak akan menjual jet tempur F-35 ke Ankara jika membeli sistem rudal S-400 dari Moskow. Amerika juga akan menjatuhkan sanksi lain jika situasi tetap tidak berubah.

Turki sejauh ini tidak bergerak mundur bahkan mengancam akan membalas jika Washington memutuskan untuk merealisasikan ancaman  mereka.

“Mereka bilang ‘jika Anda membeli S-400, kami akan menjatuhkan sanksi.’ Jika Anda menjatuhkan sanksi, Anda akan melihat jawaban kami. Jika Anda menginginkan hubungan semacam itu, maka ini adalah pilihan Anda, “kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada pertemuan dengan para editor agensi Anadolu Jumat 6 Juli 2018.

Cavusoglu menyatakan pendekatan Amerika, yang mengharuskan negara lain untuk bergabung memberikan sanksi terhadap Rusia, tidak dapat diterima,

“Kami melihat bahwa Amerika Serikat dan Federasi Rusia memiliki masalah, Amerika memutuskan memberikan sanksi karena campur tangan dalam pemilihan. Jika saya memiliki hubungan yang buruk dengan seseorang, akankah saya menelepon dan memberitahu semua orang, ‘Jangan berteman dengan dia. ‘ Apakah ini masuk akal? Oleh karena itu, kami tidak menerima ini ,” katanya.

“Kami membeli S-400 – dan apakah Anda mengenakan sanksi terhadap kami untuk ini? Hubungan tidak akan dilanjutkan dengan pendekatan semacam ini. Jika ada sanksi, kami akan menjawab, ” kata Mevlut Cavusoglu.

Asisten Menteri Luar Negeri Amerika untuk Urusan Eropa dan Eurasia Wess Mitchell pada 26 Juni memperingatkan bahwa pembelian S-400 oleh Turki akan mengarah pada penerapan sanksi Washington terhadap Ankara dan perubahan kualitas hubungan bilateral.

Selain itu, seperti ditekankan Mitchell, Amerika dapat menolak untuk mentransfer F-35 yang diperoleh Turki.

Turki sendiri akan menjadi negara anggota NATO pertama yang menerima S-400 dari Rusia, namun, jumlah kompleks yang dikirimkan belum secara resmi ditentukan.

Facebook Comments

error: Content is protected !!