For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Hari Ini 74 Tahun Lalu Jadi Awal Kehancuran Nazi

Salah satu foto penyerangan ke Normandia yang diawali 5-6 Juni 1944

Sejarah perang tidak akan lepas dari 5 -6 Juni. Pada tanggal itu tahun 1944 dilakukan serangan besar-besaran Amerika dan Inggris untuk merebut kembali Eropa dari Jerman. Hari yang kemudian dikenal dengan D-Day.

D-Day sebenarnya istilah militer secara umum untuk menyebut hari penyerangan yang masih dirahasiakan.

Tetapi kemudian istilah itu lebih sering digunakan untuk menggambarkan dimulainya pertempuran Normandia, saat tentara Sekutu berencana untuk membebaskan Eropa dari kekuasaan Nazi Jerman selama Perang Dunia II.

Dikisahkan…

Pada pukul 22.15, 5 Juni 1944 mesin pertama sebuah pesawat menggeram dan kemudian diikuti ribuan pesawat yang lain. Setelah sempat tertunda 24 jam karena cuaca buruk, maka upaya merebut Eropa oleh pasukan Sekutu akhirnya dimulai.

Malam itu sekitar 13.000 pasukan udara AS yang berasal dari Divisi Airbone 82 dan 101 diangkut dengan 925 pesawat DC – 3 Dakota. Mereka diangkut bersama-sama 6.000 pasukan dari Divisi Airborne ke-6 Inggris, sekitar 500 tentara dari Batalyon Parasut Kanada. Mereka diberangkatkan dari Selat Inggris menuju Cotentin Peninsula Normandia.

Waco CG - 4 yang digunakan dalam D-Day
Waco CG – 4 yang digunakan dalam D-Day

Selain itu lebih dari 5.000 tentara diangkut menuju pertempuran dengan 700 glider jenis Waco CG – 4A yang dirancang Amerika Serikat dan CG – 4 yang dirancang Airspeed Horsa Glider Inggris. Waco CG – 4A adalah glider yang pertama kali diajak terbang sejak 1942 dan menjadi glider paling banyak dibangun selama Perang Dunia II yakni sektiar 13.900 buah.

Sedangkan CG – 4 pertama terbang pada pada 12 September 1941 dan pertama kali digunakan secara operasional dalam Operasi Husky, invasi Sisilia. Alat ini bisa memawa 25 tentara. Sebagai gambaran, glider semacam pesawat yang dibuat dengan bingkai kayu dan ditutup dengan kain agar tidak berat. Alat ini kemudian ditarik oleh pesawat lain untuk terbang.

1.000 lebih armada terbang pada malam itu dengan berbagai masalah. Situasi gelap menjadikan tabrakan antar pesawat adalah risiko besar. Untuk meminimalkan hal ini , semua pesawat lepas landas dari puluhan lapangan udara di seluruh selatan Inggris dan menggunakna koridor yang membawa mereka ke selatan Pulau Guernsey di mana mereka kemudian berbelok ke timur untuk masuk wilayah pertempuran.

Tetapi tentu saja navigasi saat itu masih jauh dari akurat. Banyak pesawat yang justru melenceng jauh dari sasaran yang dituju untuk menerjunkan pasukannya. Banyak tentara tewas karena parasut mereka terjerat pesawat, sebagian tenggelam di perairan karena salah mengambil titik penerjunan. Sementara mereka yang selamat harus segera bergerak untuk membentuk kelompok. Namun sejarah kemudian mencatat serangan itu berhasil. Tetapi korbannya juga sangat besar.

Serangan ini merupakan bagian penting dari Perang Dunia II. Seperti diketahui setelah Perang Dunia II dimulai, Jerman menginvasi dan menduduki Perancis awal Mei 1940 sebagai awal perang besar. Amerika kemudian masuk dalam kancah perang pada Desember 1941

Pada November 1943 , Adolf Hitler ( 1889-1945 ) , yang sadar akan ancaman invasi di sepanjang pantai utara Perancis kemudian menempatkan Erwin Rommel ( 1891-1944 ) yang bertugas menjadi ujung tombak operasi pertahanan di wilayah tersebut. Meski sebenarnya Jerman juga tidak tahu di mana persisnya Sekutu akan menyerang.

Pada Januari 1944 , Jenderal Dwight Eisenhower ( 1890-1969 ) diangkat menjadi komandan Operasi Overlord. Dalam bulan-bulan dan minggu sebelum D- Day Sekutu melakukan operasi penipuan yang ditujukan membuat Jerman berpikir target invasi utama adalah Pas de Calais ( titik tersempit antara Inggris dan Perancis ). Bukan Normandia.

Pasukan Airborne 101 Amerika yang ikut D-Day
Pasukan Airborne 101 Amerika yang ikut D-Day

Namun Sekutu juga tetap meyakinkan Jerman juga tetap percaya Norwegia dan lokasi lainnya juga target invasi potensial. Banyak taktik yang digunakan untuk melakukan penipuan , termasuk peralatan palsu. Tentara phantom diperintahkan oleh George Patton dan seharusnya berbasis di Inggris, menuju seberang dari Pas de Calais.

Eisenhower kemudian memilih 5 Juni 1944 sebagai hari penyerangan. Namun, cuaca buruk pada hari-hari menjelang operasi menyebabkannya ditunda selama 24 jam. Pada pagi hari tanggal 5 Juni, setelah ahli meteorologi memprediksi kondisi membaik untuk hari berikutnya Eisenhower memberikan lampu hijau untuk Operasi Overlord. Dia mengatakan kepada tentara : ” Kamu akan memulai sebuah perang besar yang telah direncanakan berbulan-bulan. Mata dunia adalah pada Anda. ” Maka terjadilah perang itu.

Tanggal 8 Mei 1945, Sekutu secara resmi menerima penyerahan tanpa syarat dari Nazi Jerman . Hitler bunuh diri seminggu sebelumnya pada tanggal 30 April .
Tanggal 8 Mei 1945, Sekutu secara resmi menerima penyerahan tanpa syarat dari Nazi Jerman . Hitler bunuh diri seminggu sebelumnya pada tanggal 30 April .

Fajar pada tanggal 6 Juni ribuan pasukan payung dan pasukan glider sudah di tanah di belakang garis musuh, mengamankan jembatan dan jalan keluar. Invasi amfibi dimulai pukul 06. 30 oleh Inggris dan Kanada untuk menguasai pantai. Sementara pasukan AS menghadapi perlawanan berat di Omaha Beach. Di tempat ini lebih dari 2.000 tentara Amerika tewas. Namun, pada sore hari sekitar 156.000 tentara Sekutu telah berhasil menguasai pantai. Pada serangan pertama ini diperkirakan lebih dari 4.000 tentara Sekutu meninggal dunia dan ribuan luka serta hilang.

Kurang dari seminggu kemudian, pada 11 Juni, pantai sepenuhnya dikuasai oleh lebih 326.000 tentara dengan lebih dari 50.000 kendaraan dan sekitar 100.000 ton peralatan perang yang telah mendarat di Normandia.

Jerman mengalami kebingungan. Apalagi Komandan Rommel sedang cuti sehingga tidak ada di lokasi. Awalnya Hitler , percaya invasi itu tipuan yang dirancang untuk mengalihkan perhatian Jerman dari serangan yang datang dari utara Sungai Seine sehingga menolak untuk mengirimkan divisi yang dekat dengan daerah itu guna bergabung melawan serangan.

Justru bantuan dari divisi yang jauh yang dikerahkan hingga menyebabkan keterlambatan. Hitler juga ragu-ragu untuk mengerahkan divisi lapis baja untuk membantu pertahanan . Selain itu Jerman terhambat oleh efektifnya dukungan udara Sekutu yang berhasil menghancurkan dan jalan dan jembatan hingga akhirnya mereka harus memutar.

Setelah menguasai pantai bukan berarti perang selesai. Dalam minggu-minggu berikutnya Sekutu harus menghadapi serangan Jerman di banyak tempat. Baru pada akhir Juni , Sekutu akhirnya merebut pelabuhan penting Cherbourg untuk kemudian bisa digunakan sekitar 850.000 pasukan dan 150.000 kendaraan di Normandia. Mereka pun bersiap melanjutkan perjalanan ke seluruh Prancis.

Pada akhir Agustus 1944 Sekutu telah mencapai Sungai Seine, Paris dibebaskan dan Jerman telah mundur dari barat laut Perancis. Pasukan Sekutu kemudian bersiap memasuki Jerman di mana mereka akan bertemu dengan pasukan Soviet bergerak dari timur .
Invansi Normandia menjadi pukulan berat bagi Nazi. Bahkan Hitler tak bisa berbuat banyak untuk mengirim pasukan ke Prancis karena harus membangun Front Timur melawan Soviet yang terus bergerak maju . Musim semi berikutnya, pada tanggal 8 Mei 1945, Sekutu secara resmi menerima penyerahan tanpa syarat dari Nazi Jerman . Hitler bunuh diri seminggu sebelumnya pada tanggal 30 April .

Bagian atas dari foto terebut adalah gambar yang diambil pada Juni 2014 di daerah Juno, Utah dan Pantai Sword sementara bagian bawah adalah foto di lokasi yang sama 70 tahun lalu. Inilah lokasi penting dalam D-Day
Bagian atas dari foto terebut adalah gambar yang diambil pada Juni 2014 di daerah Juno, Utah dan Pantai Sword sementara bagian bawah adalah foto di lokasi yang sama 74 tahun lalu. Inilah lokasi penting dalam D-Day

 

Facebook Comments