Senjata-Senjata Rahasia Yang Dilahirkan Laboratorium Winston Churchill

Senjata-Senjata Rahasia Yang Dilahirkan Laboratorium Winston Churchill

Ministry of Defence 1, atau juga dikenal dengan ‘Churchill Toyshop, adalah sebuah laboratorium senjata yang didirikan pada tahun 1939 oleh Winston Churchill yang sangat  percaya pada pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi dalam peperangan.

Dia mendorong para ilmuwan untuk melakukan berbagai percobaan dan penemuan senjata. Banyak yang tidak pernah berhasil tetapi beberapa sukses dalam ajang pertempuran Perang Dunia II.

Banyak senjata yang bentuknya aneh. Dan berikut beberapa di antaranya

2

THE PANJADRUM

Atlantic Wall adalah serangkaian benteng yang kuat yang dibangun setelah tahun 1942 oleh Nazi. Hal ini menimbulkan hambatan yang signifikan untuk Sekutu. Dan Churchill mencoba menciptakan solusi potensial untuk menghancurkan penghalang ini.

Maka diciptakanlah apa  yang dinamakan The panjandrum yang sekilas tidak tampak seperti senjata. Alat ini terdiri dari dua roda kayu besar yang diberi beban satu ton alat peledak di dua roda tersebut.

Di as roda dipasang roket cordite untuk mendorong roda itu melesat dengan kecepatan hingga 60 mil (97km) per jam. Sebenarnya dengan kecepatan itu alat ini sudah sangat menakutkan karena beratnya yang mencapai 1.800kg.

Tetapi dalam ujicoba  prototipe nyaris berakhir bencana karena roda berbelok arah. Untungnya roda masuk ke laut dan hancur sehingga tidak memunculkan korban. Senjata ini pun dibekukan.

8
THE TIME PENCIL

Atau dikenal sebagai ”detonator pensil ” atau juga ”Switch, Number 10, Delay”. Senjata  ini adalah berbentuk pensil yang memiliki sekering waktunya dengan botol tembaga berisi klorida korosif di salah satu ujung.

Alat ini digunakan dengan menanamnya di bahan peledak sebagai ‘waktu tunda’ untuk mengaktikan bom. Mereka bisa diatur untuk menunda ledakan dari 10 menit hingga 24 jam.

Untuk mengaktifkannya, botol dihancurkan sehingga tembaga klorida akan mulai larut kawat logam.

Setelah kawat bentak, merilis sebuah mata air yang mendorong striker bawah tabung berongga, meledakkan bahan peledak. Alat ini digunakan secara luas selama operasi rahasia SAS di Afrika.

Salah satu detonator tersebut digunakan dalam plot 20 Juli 1944, dalam upaya bom tas untuk membunuh Hitler.

NEXT