For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

USAF Memperkuat Taktik Rapid Raptor

F-22

Angkatan Udara Amerika tengah memperkuat program Rapid Raptor yang dirancang untuk mengirim secara cepat empat jet tempur F-22 ke medan perang di bagian dunia manapun dalam waktu 24 jam setelah diperintahkan.

Program yang sudah dibangun selama beberapa tahun ini diyakini akan menjadi kekuatan penting untuk melakukan serangan pertama ketika tiba-tiba perang pecah. Kemampuan siluman F-22 Raptor bisa membuatnya menyusup ke wilayah musuh dan dengan cepat menghancurkan ancaman udara seperti rudal antipesawat lawan untuk memberikan jalan aman bagi jet tempur lain dan bomber masuk ke medan perang.

“Tidak pedulis ecanggih apapun jet tempur jika dia terlambat masuk medan perang, maka itu akan sangat merugikan,” kata sebuah pernyataan Angkatan Udara.

Raptor,  direkayasa untuk terbang bersama-sama dengan jet tempur generasi keempat seperti F-15 atau F/A-18 dan F-16, untuk tidak hanya membuka jalan bagi serangan lebih lanjut namun juga menggunakan sensor jarak jauh untuk mengirimkan target ke pesawat generasi keempat yang akan menghajar target tersebut. Hal ini penting karena F-22 punya kelemahan dalam hal jumlah senjata yang bisa dibawanya.

Rapid Raptor awalnya dikembangkan oleh Komando Angkatan Udara Pasifik dan sejak itu telah diperluas ke lingkungan global.

“Tujuan program ACC Rapid Raptor adalah mengambil konsep ini, seperti yang dikembangkan di PACAF, dan mengubahnya dari teater yang spesifik dengan kemampuan di seluruh dunia,” kata Staf. Sgt. Sarah Trachte, juru bicara Komando Tempur Udara, mengatakan kepada Warrior Maven dalam sebuah pernyataan tertulis Senin 29 Januari 2018.

Rapid Raptor adalah misi empat F-22 dengan satu Boeing C-17 yang membawa lengkap pilot, pengelola, bahan bakar dan senjata. Kelompok ini bisa segera diberangkatkan ke wilayah manapun dan mencapai titik yang dituju dalam waktu 24 jam.

Rapid Raptor menurut Komando Tempur Udara Amerika telah terbukti berhasil pada penyebaran di Asia-Pasifik dan  Eropa.

Grafis berikut menggambarkan bagaimana Rapid Raptor dilaksanakan pada 2015 ke Eropa. Meskipun cukup sederhana, gambar ini memberikan beberapa informasi yang berguna tentang konsep Rapid Raptor

F-22-infographic

 

Facebook Comments