For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

YPG Kurdi Klaim Hancurkan Lima Tank Turki

Sebuah video muncul di YouTube yang menunjukkan milisi YPG Kurdi meluncurkan rudal anti tank ke sebuah tank Leopard Turki saat militer negara tersebut bergerak maju ke arah Afrin.

Menurut kantor berita ANF, tank tersebut diserang di daerah desa Kurdo di distrik Bilbil di kota Afrin pada Minggu 21 Januari 2018 pagi. Video tersebut telah diposting di saluran YouTube Unit Perlindungan Orang Kurdi (YPG).

ANF melaporkan dalam satu hari, pejuang Kurdi mengllaim menghancurkan lima tank Turki di daerah Afrin.

Dua tank dihantam di desa Diqmetash dan dua di sekitar kota Tel-Rifat. Di daerah inilah pertempuran sengit saat ini terjadi antara Kurdi dan Angkatan Darat Turki.

Komando Kurdi melaporkan bahwa empat tentara Turki dan 10 gerilyawan pro-Turki tewas dalam pertempuran di barat laut Suriah.

“Sebagai hasil dari bentrokan ini, 10 anggota geng tewas di berbagai wilayah, 20 bandit [anggota oposisi bersenjata Suriah] terluka. Selain itu, empat tentara Turki tewas dan banyak lainnya terluka dalam bentrokan di Bilbil, ” YPG melaporkan dalam siaran pers.Dikatakan juga bahwa selama bentrokan tersebut, tiga tentara milisi Kurdi terbunuh.

Turki melancarkan serangan di Suriah utara melawan pasukan Kurdi dengan mengelar operasi “Olive Branch” (Cabang Zaitun). Operasi dibuka dengan serangan udara terhadap sasaran Kurdi di Afrin pada hari Sabtu. Serangan tersebut diklaim Turki mengakibatkan 108 target rusak dari 113 yang direncanakan diserang.

Pada hari Minggu, Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mengkonfirmasi dimulainya serangan darat di wilayah tersebut. Tercatat bahwa kendaraan lapis baja Turki telah melaju sekitar 3,5 kilometer ke wilayah Suriah.

Situasi di perbatasan Suriah-Turki baru-baru ini menjadi tegang,  ketika angkatan bersenjata Turki menyerang posisi YPG, yang dianggapnya sebagai afiliasi Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang disebut sebagai organisasi teroris oleh Ankara dan beberapa negara lainnya. Serangan dipicu karena Amerika akan membentuk pasukan dengan mayoritas diisi kekuatan YPG di perbatasan Suriah-Turki.

Erdogan menyebut kekuatan bentukan Amerika tersebut sebagia pasukan teror dan akan menghancurkan sebelum mereka lahir.

Facebook Comments