For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Inilah Titik Panas Dunia di Mana Militer Amerika Ditempatkan

Militer Amerika  saat ini memiliki lebih dari 1,3 juta personel baik pria dan wanita yang bertugas aktif. Dari jumlah itu lebih dari 450.000 orang disebarkan di seluruh dunia.

Banyak dari personel militer  yang ditempatkan di tempat yang aman untuk  melakukan latihan dan tugas lainnya. Tetapi sebagian yang lain  dikerahkan ke zona konflik seperti Suriah atau Irak atau “titik api” potensial seperti Somalia.

Jumlah ini menunjukkan betapa sebenarnya Amerika adalah negara yang terlibat perang di banyak titik. Tidak ada satupun negara selain Amerika yang berperang seperti sekarang ini.

Mari kita lihat di mana saja pasukan Amerika saat ini berada.

ANGKATAN DARAT

Setiap hot spot yang ada di dunia, hampir selalu ada pasukan Angkatan Darat Amerika termasuk tempat paling brutal sat ini  seperti Irak, Suriah dan Afghanistan. Amerika jelas berperan dalam kehancuran wilayah ini.

Di Afghanistan, ada sekitar 9.800 tentara AS yang mengambil bagian dalam Operasi Resolute Support, yang bertujuan untuk melatih, memberi saran dan membantu pasukan keamanan Afghanistan dan institusi dalam perang melawan Taliban, dan jaringan teroris lainnya.

Di Irak, saat ini ada sekitar 4.000-6.000 tentara yang ambil bagian dalam Operation Resolve Inherent, yang bertujuan untuk melawan ISIS. Hanya 5.262 tentara AS yang diberi wewenang untuk berada di Irak, namun jumlahnya sebenarnya lebih besar  karena para komandan memanfaatkan apa yang mereka sebut tugas sementara – atau “tidak bertahan lama” – seperti yang melibatkan Airborne ke 82 di Mosul.

Di Suriah, ada 500 pasukan khusus AS dan 250 Rangers juga mendukung Operation Resolve Inherent. Pentagon juga mempertimbangkan untuk mengirim 1.000 anggota layanan AS lainnya ke negara yang dilanda perang tersebut.

Di Kuwait, ada sekitar 15.000 tentara yang tersebar di antara Kamp Arifjan, Pangkalan Udara Ahmed Al Jaber, dan Pangkalan Udara Ali Al Salem. Sekitar 3.800 tentara dari Tim Combat Brigade 3 Divisi Kavaleri ke-3 juga ditempatkan di sana akhir tahun lalu.

Di Polandia, ada sekitar 3.500 tentara dari 4th Infantry Division’s 3rd Armored Brigade Combat Team dari Divisi Infanteri ke-4 sebagai bagian dari Resolve Atlantik, yang berusaha menghentikan agresi Rusia. Tentara ini akan membantu melatih pasukan lokal dan memberikan keamanan, yang akhirnya menyebar ke negara lain seperti Estonia, Latvia, Lithuania, Polandia, Rumania, Bulgaria dan Hongaria untuk melakukan hal yang sama.

Di Ukraina, ada sekitar 250 tentara Amerika  melatih pasukan Ukraina untuk mendukung Joint Multinational Training Group-Ukraina.

Di Somalia, ada sekitar 40 tentara AS dari divisi Airborne ke-101 yang membantu pemerintah pusat  melatih pasukan mereka dan memerangi kelompok  al-Shabab.

ANGKATAN LAUT

Sementara itu dari tujuh armada Angkatan Laut Amerika, tiga dikerahkan di atau dekat hotspot potensial di seluruh dunia.

Armada ke-6 Angkatan Laut ditempatkan di sekitar Selat Gibraltar, Armada ke-5 di  Arab Saudi dan Armada ke-7 berada di dekat Jepang dan Samudera Pasifik.

USS Carney, Ross, Porter dan Donald Cook adalah bagian dari Armada Angkatan Laut ke 6, yang terdiri dari 17 kapal dan 12.638 pelaut.

USS Bataan dan George HW Bush adalah bagian dari ke-5, yang terdiri dari 24 kapal dan 16.731 anggota layanan. Bush sedang berpatroli di Teluk Persia sementara Bataan berada di sebelah selatan Yaman.

USS Reagan, Bonhomme Richard, Carl Vinson dan Pulau Makin adalah bagian dari armada ke-7, yang terdiri dari 53 kapal dan 37.935 pelaut.

NEXT

Facebook Comments