For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Sulit Untuk Menembus Tunguska Rusia

Tunguska

Sistem rudal dan senapan anti-pesawat 2K22 Tunguska yang saat ini beroperasi dengan Angkatan Bersenjata Rusia, adalah salah satu senjata dengan tembakan tercepat. Meriam dual 30 mm miliknya akan memberikan tingkat tembakan gabungan  5.000 putaran per menit atau 85 amunisi setiap detiknya.

Senjata antipesawat buatan Tunguska M-1 dengan senapan permukaan ke udara dan sistem rudal, dirancang untuk memberikan perlindungan kepada resimen infanteri dan tank dari serangan  pesawat terbang rendah, helikopter, dan rudal jelajah. Senjata mampu bekerja siang dan malam dalam segala cuaca.

Ada beberapa alasan yang menjadikan senjata ini tetap menjadi andalan Rusia dan disebut tidak ada duanya.

2K22 “Tunguska”

Semua target

Dua meriam 2A38 30 mm Tunguska memiliki kecepatan moncong 960 meter per detik.  Melesatkan antara 83 dan 250 putaran  tergantung pada jenis target, dengan rentang  antara 0,2 dan 4,0 kilometer dan  ketinggian sekitar 3 kilometer.

Tunguska dapat menembakkan  meriamnya dalam dua mode utama operasi, radar dan optik. Ketinggian  senjatanya hingga 2 kilometer dan untuk rudal sampai 3,5 kilometer. Radar onboard bisa melihat target hingga 25 kilometer.

Meskipun  terutama dirancang sebagai senjata anti-pesawat terbang, Tunguska sama mematikannya terhadap target darat dengan senapan mesin kecepatan tinggi yang membuat musuh tidak memiliki kesempatan untuk bertahan hidup.

Dijamin Hancur

Tunguska menggunakan peluru kendali dua tahap dengan 9M311-M1 yang ditingkatkan dan  memiliki jangkauan hingga 10 kilometer serta ketinggian maksimum 3,5 kilometer serta kecepatan 900 meter per detik.

Rudal dipandu dengan radar, yang secara terus menerus memberikan data rentang target, ketinggian ke komputer kontrol tembakan. Berdasarkan data ini, komputer menghasilkan perintah untuk senjata atau koreksi lintasan untuk rudal.

9М311 juga bisa menembak jatuh target terbang rendah. Pakar militer mengatakan jika  dengan sistem Tunguska digunakan untuk mengadang serangan rudal Tomahawk ke Suriah beberapa waktu lalu, maka pangkalan udara yang ditargetkan akan tetap utuh.

Next: Semua Cuaca, Semua Medan
Facebook Comments