For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Sangat Dirahasiakan, Pesawat Apa Sebenarnya Yang Jatuh di Gurun Nevada?

F-117

Ada tiga teori yang berkembang. Yang pertama pesawat itu adalah F-117A yang telah pensiun pada tahun 2008, dengan pesawat ditempatkan di tempat penyimpanan di Tonopah Test Range di Nevada.  Pada 2014, sejumlah pesawat terdeteksi masih terbang dan diduga digunakan sebagai pesawat untuk menguji sejumlah teknologi baru. Namun, menurut Popular Mechanic bahwa pesawat itu hanya diterbangkan oleh pilot Lockheed Martin. Jika benar, maka spekulasi F-117A yang jatuh menjadi gugur.

Teori kedua adalah bahwa kecelakaan itu melibatkan pesawat luar negeri yang tidak layak atau tidak seharusnya dimiliki Amerika seperti jet tempur Sukhoi atau MiG yang dibangun Soviet dan Rusia. Angkatan Udara Amerika jelas tidak mungkin membeli pesawat ini dengan cara terbuka hingga harus mendapatkannya secara diam-diam bahkan bisa dikatakan dengan ‘mencuri’ karena tanpa izin Rusia.

Sejak tahun 1980an, Skuadron Uji & Evaluasi Angkatan Udara A.84. bertanggung jawab untuk menyediakan pesawat rahasia yang dikenal sebagai Peg Constant. Program ini akhirnya diakui pada tahun 2006.

Skuadron 4477 dibubarkan pada tahun 1990, namun Detasemen 3 dari Grup Test Evaluation ke-53 diyakini membawa misi untuk mengevaluasi pesawat terbang asing. Beberapa kali terlihat jet tempur Sukhoi Su-27 Flanker terbang di Nevada, dengan penampakan terakhir pada bulan Januari. Meskipun Su-27 adalah pesawat yang lebih tua, namun masih serupa dengan keturunannya, Shenyang J-11, Su-30, dan Su-35 “Flanker-E”.

Su-27 terlihat terbang di atas Nevada

Sangat mungkin dengan berbagai cara Angkatan Udara Amerika memiliki akses ke pesawat terbang seperti Su-30, yang dijual ke negara-negara seperti India, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam serta negara yang berteman baik dengan Amerika. Hal ini menjadikan pintu pesawat tersebut bisa tiba di Nevada. Membuka informasi bahwa pesawat yang jatuh adalah MiG atau Sukhoi akan membuka belang Amerika sendiri bahwa mereka ‘mencuri’ pesawat tersebut.

Teori ketiga adalah ada jet “hitam” baru yang sebelumnya tidak diketahui sama sekali. Dengan kata lain Angkatan Udara Amerika tengah mengembangkan sebuah jet tempur rahasia. Teori ini sangat masuk akal karena Amerika kerap melakukan kejutan-kejutan ketika memunculkan sebuah pesawat yang sebenarnya telah bertahun-tahun ada tetapi kerahasiaannya dijaga total.

Pesawat pengintai strategis SR-71 Blackbird dan pesawat tempur siluman F-117A adalah dua contoh pesawat terbang semacam itu. Keduanya terbang selama bertahun-tahun sebelum kemudian dibuak ke publik.

Kecelakaan misterius di luar Bakersfield, California pada tahun 1986 memicu spekulasi luas tentang adanya pesawat siluman rahasia, yang akhirnya diungkap oleh Angkatan Udara pada tahun 1988.

Pesawat misterius yang terbang di atas Texas

Ini bisa jadi adalah pesawat misterius berbentuk segitiga yang  terlihat di Texas pada tahun 2014. Pesawat yang muncul serupa dengan bomber siluman B-2 Spirit. Pentagon mengakui memang B-2. Namun, ada cukup banyak perbedaan antara pesawat B-2 dan Texas hingga meragukan penjelasan resmi tersebut.

Jika itu pesawat baru, bisa jadi pesawat serangan presisi ketinggian tinggi. Pengamat Angkatan Udara terkejut dengan pensiun F-117A di tahun 2008, percaya bahwa pesawat masih memiliki sisa waktu bertahun-tahun  dan  menghentikannya akan meninggalkan lubang dalam kemampuan serangan Angkatan Udara Amerika.

Artinya,  ada pesawat lain yang lebih baik yang menunggu untuk mengambil tempat F-117A.

Mungkinkah pesawat itu terlihat di Texas pada tahun 2014? Apakah ada kaitannya dengan kecelakaan minggu lalu di Nevada? Semua tetap menjadi spekulasi yang mungkin akan terkonfirmasi beberapa tahun ke depan.

 

Facebook Comments