For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Pilot F-35 Amerika Tewas dalam Kecelakaan, Jenis Pesawat Dirahasiakan

Letnan Kolonel Eric Schultz

Seorang pilot F-35 Angkatan Udara Amerika tewas dalam kecelakaan pesawat minggu ini di Nevada Test and Training Range . Namun Angkatan Udara tidak menyebutkan pesawat apa yang dikendarai pilot tersebut saat terjadi kecelakaan. Hal ini memunculkan tanda tanya apakah F-35 yang jatuh dalam kecelakaan tersebut?

Letnan Kolonel Eric Schultz meninggal ketika pesawat yang dipiloti jatuh pada Selasa 5 September 2017 sekitar pukul 06:00.  Kecelakaan terjadi sekitar 100 mil barat laut Nellis Air Force Base, menurut sebuah rilis dari basis yang dikeluarkan pada hari Jumat malam.

Dalam rilis yang dikeluarkan USAF tidak disebutkan jenis pesawat yang jatuh dan hanya dikatakan pilot tersebut ditugaskan ke Air Force Materiel Command dan sedang dalam terbang misi pelatihan.

“Informasi tentang jenis pesawat yang terlibat kecelakaan dirahasiakan dan tidak dapat dikatakan,” kata Mayor Christina Sukach, chief of public affairs the 99 Air Base Wing dalam sebuah email sebagaimana dikutip Military.Com Sabtu 8 September 2017.

Dalam sebuah artikel di situs The Capital Gazette di Annapolis, Maryland, Schultz diidentifikasi sebagai lulusan tahun 1991 di Annapolis High School dan seorang mantan pilot uji coba sipil yang menerima beberapa gelar sarjana sebelum bergabung dengan Angkatan Udara pada tahun 2001.

Schultz pada tahun 2011  dinobatkan sebagai pilot ke-28 yang menerbangkan pesawat tempur F-35 Joint Strike Fighter, sebuah jet tempur generasi kelima yang dibangun Lockheed Martin Corp.

Kecelakaan mematikan terjadi sehari sebelum pesawat serangand darat A-10 Thunderbolt II jatuh pada wilayah latihan yang sama. Kedua pilot  selamat  dalam insiden tersebut.

Jet A-10C, yang dikenal sebagai Warthogs, dari Wing ke-57 di Nellis juga berada dalam misi pelatihan rutin saat mereka kecelakaan. Angkatan Udara juga tidak menyebutkan penyebab kecelakaan. Kecelakaan ini baru dirilis oleh Angkatan Udara Amerika Serikat pada Jumat 8 September 2017.

“Ini adalah insiden terpisah dan keduanya saat ini sedang diselidiki untuk menentukan penyebabnya,” kata Sukach dalam email terpisah.

 

Facebook Comments