For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Kapal Induk AS vs Jepang Era Perang Dunia II; Pertempuran Dua Raksasa

USS Ranger (CV-4)
USS Ranger (CV-4)

Kesimpulan

Secara umum, pada saat pecahnya Perang Pasifik, kapal induk Amerika yang lebih berat, lebih besar dan lebih kuat dibandingkan milik  Jepang, meskipun sedikit lebih lambat.

Amerika mengoperasikan kelompok udara yang lebih besar dibandingkan  Jepang. Jika mereka bisa meluncurkan kelompok udara yang lebih besar, mereka pada awalnya tidak mampu, untuk secara efektif mengkoordinasikan tindakan mereka.

Tetapi mereka memiliki keuntungan penting dalam bentuk radar pencari udara, CXAM-1, yang diperkenalkan pada tahun 1941. Namun, Jepang memiliki pesawat yang lebih baik, terutama  pesawat tempur dan torpedo  bomber.

radar
Radar pencari udara, CXAM-1

Kapal induk Jepang yang mampu menyerang sasaran pada jarak  560km  dengan semua jenis pesawat mereka. Sementara  Amerika hanya bisa menyerang 240km  dengan semua jenis pesawat mereka, 280km  tanpa pembom torpedo dan 400 km  dengan pengebom tukik saja.

Selain itu  awak pesawat Jepang lebih elite, lebih terlatih, dengan pengalaman tempur lebik baik dari Perang  Sino-Jepang dan menggunakan taktik yang lebih baik.

Sumber: Defencylopedia

Facebook Comments