For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Rafale Vs Jet Rusia, Lebih Baik Mana bagi Malaysia?

MiG-29N Malaysia

Upgrade MiG-29

Pilihan yang paling masuk akal untuk Malaysia sebenarnya meningkatkan MiG-29 mereka. Saat ini, setengah dari RMAF 18 MiG tidak bisa diterbangkan, tetapi Malaysia mungkin telah bertindak  tergesa-gesa untuk segera menganti mereka.

Sebagai perbandingan, India, pembeli asing pertama MiG-29 telah menerbangkan pesawat ini lebih lama dan tidak pernah melakukan grounded secara permanen.

Bahkan, MiG Malaysia masih memiliki banyak sisa masa hidup. Menurut Defense News, kekuatan badan pesawat MiG-29 dipatok pada 4000 jam terbang.

Sedangkan  jam login  MiG Malaysia hanya 1.800 jam selama 20 tahun pelayanan. Hal ini jelas  menunjukkan RMAF sangat terbatas menggunakan pesawat untuk terbang latihan.

Dua tahun lalu Aerospace Technology System Corp (ATSC) Malaysia telah meluncurkan tawaran untuk meng-upgrade MiG-29 dengan biaya yang lebi hemat. CEO Perusahaan Mohammad Fadzar Suhada mengatakan program ini diluncurkan bersamaan dengan MiG Corporation Rusia dan RMAF mendukung itu.

Menurut Suhada, program ATSC  mirip dengan Upgrade MiG-29 yang dilakukan oleh India yang sudah terbukti.

“Ini bukan solusi sementara sampai MRCA datang,” katanya. “Ini adalah solusi jangka panjang untuk kebutuhan tempur Malaysia.”.

Sumber: RBTH

Note: Karena sumbernya media Rusia jadi wajar lebih menonjolkan jet tempur mereka. Tulisan ini sama sekali tidak untuk memihak ke salah satu jenis pesawat dan sekadar untuk menambah wawasan dan referensi.

Facebook Comments