For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Di 5 Wilayah ini, Senjata Rusia dan China Bertarung

Pesawat Tempur
J-31
J-31

Jika rencana Shenyang menjadi kenyataan, J-31 akan menjadi pesawat tempur siluman generasi kelima kedua untuk memasuki pasar ekspor internasional.

Laporan awal dari J-31 menyerupai F-35 ASĀ  dan lebih mampu dibandingkan T-50 Rusia, meskipun J-31 yang membawa dua mesin, dan mungkin tidak akan memiliki suite elektronik sebanding dengan Joint Strike Fighter.

Pada teknologi yang lebih rendah JF-17 “Thunder” yang dikembangkan bersama Pakistan didasarkan pada MiG-21 dikabarkan juga telah mendapatkan pembeli.

Jika benar maka ini bisa menjadi sebuah awal bagus dalam upaya China memperkuat pasar pesawat tempurnya di luar negeri.

JF-17 dikenal sebagai pesawat yang cukup mampu dengan harga yang murah. Pas untuk negara-negara miskin atau berkembang yang ingin memperkuat udaranya.

Rusia, di sisi lain, terus menikmati sukses besar dengan keluarga Flanker, mengekspor varian untuk banyak pelanggan di Asia Tenggara.

Namun ekspor pesawat lain yakni MiG-29 terus melambat. Sementara pesawat baru Rusia yang tengah dikembangkan yakni PAK-FA atau T-50 sejauh ini belum ada keputusan untuk diekspor kecuali ke India yang merupakan patner pengembangan pesawat.

Jika tidak melakukan antisipasi, maka bisa jadi pasar Rusia akan digeser oleh China di pesawat generasi selanjutnya.

2. Kapal Selam

Facebook Comments