For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Mengenal Sistem Pertahanan Rudal Amerika Serikat

THAAD

Seperti halnya Rusia, Amerika juga memiliki sistem rudal pertahanan yang berlapis. Berbagai sistem senjata dimiliki untuk menjadi perisai melawan serangan rudal yang datang. Dimulai dari sistem yang mampu menhancurkan lawan pada ketinggian tinggi sampai sistem rudal yang dibangun untuk jarak pendek.

Sistem pertahanan rudal Amerika dilengkapi dengan radar yang kuat, jaringan dari sensor canggih, dan tentu saja rudal yang digunakan untuk memburu dan menghancurkan target.

Dan inilah sistem rudal pertahanan berlapis Amerika Serikat untuk menangkap rudal balistik musuh.

 

Terminal High Altitude Area Defense (THAAD)

thaad
Ballistic Missile Defense

Sistem rudal yang akhir-akhir ini sering disebut setelah Amerika berencana untuk menginstalnya di Korea Selatan untuk melawan ancaman rudal dari Korea Utara.

THAAD yang dibangun oleh Lockheed Martin disebut sebagai sistem rudal paling canggih di planet ini. Pencegat THAAD bisa berburu dan meledakkan rudal musuh dengan tingkat keberhasilan 100%.

Pencegat ini tidak dilengkapi dengan hulu ledak yang berarti rudal hanya menggunakan energi kinetik murni untuk mengancurkan target yang dihantamnya.

Tergantung pada beratnya ancaman, THAAD dapat disebarkan hingga delapan kendaraan pembunuh sekaligus.

Peluncur rudal Lockheed Martin adalah salah satu elemen dari empat bagian sistem anti-rudal.

Grafik di bawah ini menunjukkan komponen lain yang dibutuhkan untuk setiap intersepsi musuh.

thaad range 234234 copy
Ballistic Missile Defense

Sampai saat ini Amerika hanya memiliki ada lima baterai THAAD yang masing-masing membuthkan sekitar 100 tentara. Salah satu baterai akan dikerahkan secara permanen ke Guam untuk menangkal provokasi Korea Utara dan selanjutnya mempertahankan wilayah Pasifik.

Pada bulan Juli, Washington setuju untuk membekali Seoul dengan THAAD. Sistem pertahanan rudal yang unik ini dijadwalkan akan beroperasi pada akhir 2017.

Patriot Advanced Capability-3 (PAC-3)

PAC-3-MSE
Ballistic Missile Defense

PAC-3 yang dioperasionalkan Angkatan Darat adalah upgrade dari sistem pertahanan rudal Patriot yang sudah terbukti. Patriot mampu terlibat menembak, drone, rudal balistik jarak pendek serta rudal jelajah.

Sistem Patriot dirancang untuk menembakkan berbagai rudal pencegat untuk melawan ancaman yang berbeda. Seperti pencegat THAAD, rudal PAC-3 tidak membawa hulu ledak dan sebagai gantinya menggunakan tenaga pukulan untuk melenyapkan target.

Berikut Infographic sistem Patriot yang dibangun Lockheed Martin

sistem pac copy
Ballistic Missile Defense

Penggunaan PAC-3 bersama dengan THAAD akan membentuk sebuah teater pertahanan multi-tier.

 

Aegis Ballistic Missile Defense

Rudal Aegis yang ditembakkan dari kapal AS
Rudal Aegis yang ditembakkan dari kapal AS/US Navy

Aegis menambah kemampuan pertahanan rudal berlapis Amerika. Sistem ini ditempatkan di kapal perang Amerika Serikat dan sejumlah negara sekutu. Saat ini ada 84 kapal Angkatan Laut AS yang dilengkapi dengan Aegis yang hanya menjadi satu-satunya sistem pertahanan rudal balistik maritim di dunia.

Mirip dengan THAAD dan sistem Patriot, Aegis menggunakan kekuatan kontak untuk melenyapkan target atau tidak menggunakan hulu ledak.

Kapal Angkatan Laut Aegis juga dilengkapi dengan kemampuan mendeteksi, melacak dan mencegat rudal balistik jarak pendek dan menengah.

Facebook Comments