Zhuhai Airshow yang diadakan di provinsi Guangdong China selatan antara 11-16 November menjadi area bagi pesawat transportasi militer buatan China Y-20 untuk unjuk muka. Pesawat ini digadang-gadang akan bersaing dengan C-17 buatan Amerika dan Il-76 Rusia.
Pesawat transportasi menengah yang dirancang oleh Xian Aircraft Industrial Corporation menarik perhatian dari para ahli penerbangan di seluruh dunia. Global Times mengatakan bahwa airshow memungkinkan para desainer China kesempatan untuk membandingkan Y-20 dengan C-17 dan Il-76 karena tiga pesawat yang dirancang sebagai pesawat kargo strategis untuk meningkatkan daya kemampuan proyeksi.
Di antara tiga pesawat, Ilyushin Aviation Complex Il-76 adalah yang tertua. Dirancang tahun 1960-an untuk menggantikan An-12 dan sekaligus membentuk cetak biru untuk Y-20. Sementara Boeing C-17 Globemaster III, dirancang awalnya oleh McDonnell Douglas pada 1980-an, adalah pesawat buatan Amerika pertama yang tampil di Zhuhai Airshow. Global Times mengakui bahwa C-17 saat ini adalah yang terbaik di dunia.
Bagaimana dengan Lockheed Martin C-5 Galaxy? Pesawat ini dapat membawa kargo lebih berat dibandingkan C-17 karena ukurannya memang lebih besar, tapi C-17 yang dianggap lebih cocok untuk misi airlift garis depan justru karena lebih kecil dan mampu beroperasi dari lapangan udara dengan standar lebih rendah dari C -5. Pesawat ini dapat membawa 70 hingga 80 ton kargo. Sebenarnya tidak begitu signifikan bedanya dibanding C-5.
Sementara Y-20 dapat membawa muatan antara 55 dan 65 ton, sedangkan Il-76MF, versi yang paling canggih dari Il-76 tidak bisa membawa lebih dari 55 ton. Sebenarnya hal ini saja yang menjadikan Y-20 lebih baik daripada antecessor Rusia-nya. Dengan kompartemen kargo kecil sangat sulit bagi Il-76 untuk mengangkut tank tempur utama ke medan perang tanpa menghilangkan armor plating nya.
Global Times mengatakan Y-20 memiliki kompartemen kargo lebih besar dari Il-76 untuk membawa kendaraan serang Angkatan Laut China. Laporan itu juga mengatakan mesin Y-20 adalah buatan Rusia D-30KP-2, sama dengan yang digunakan oleh Il-76. Meski mereka juga sedang menguji Liming Aircraft Engine Company’s WS-20
Setelah WS-20 siap digunakan, China akan mampu untuk merancang sebuah pesawat kargo yang lebih baik daripada Rusia, Global Times mengatakan, meskipun mengakui masih ada kesenjangan yang besar antara Y-20 dan C-17.






Comments are closed